Home » SYI'AR » FIKROH »


Kebenaran

Oleh: Dra Hj Mursyidah Thahir MA
* Ketua III PP Muslimat NU, Anggota Komisi Fatwa MUI

ALLAH Swt mengutus Muhammad Saw untuk menyampaikan kebenaran. Tetapi mengapa sebagian umat Yahudi dan Nasrani tidak pernah menyukainya? Karena hadirnya Al Qur’an untuk mengamandemen kitab Taurat dan Injil yang menjadi landasan agama mereka saat itu.

Allah Swt yang menurunkan Taurat dan Injil kepada Musa dan Isa tentu paling mengetahui apa yang telah terjadi pada kitab suci yang telah diturunkan-Nya mengalami distorsi. Mungkin karena saat itu belum ada alat canggih yang dapat mengamankan dokumen asli selama ratusan tahun sehingga sulit dilacak.

Atas kasih sayang Allah kepada seluruh umat manusia, maka Allah menurunkan kebenaran (Al Qur’an) untuk menyelamatkan manusia yang telah kehilangan dokumen kitab suci sebelumnya. Tidak ada paksaan dalam memilih agama, tetapi ingat, Allah telah membentangkan jalan yang benar dan memberi peringatan untuk tidak menempuh jalan sesat.

Mengapa Al Qur’an diturunkan kepada nabi yang buta huruf? Meski buta huruf tetapi cerdas luar biasa, jujur dan daya ingatan beliau sangat kuat, itu yang dikenal masyarakat sehingga mereka memanggilnya “al Amin”.

Bayangkan, seorang pedagang lintas kota, menguasai pasar di banyak tempat, selalu meraup keuntungan begitu besar tanpa bantuan kalkulator. Mungkin jika beliau tidak buta huruf lebih hebat dari itu semua, akan tetapi ada hikmah yang sangat mendasar dari ke-ummiyan beliau yaitu ketika menerima Al Qur’an beliau aman dari tuduhan sebagai plagiator.

Dan ketika kita berdoa, “Ya Allah, tunjukkan kami jalan yang lurus”. Tak lain adalah kebenaran Al Qur’an. (TVRI, 2 Februari 2017)

Baca juga

Apa Itu Bid’ah?

Oleh: Dr Hj Romlah Hidayati | Ketua Bidang Hukum/Advokasi dan Litbang PP Muslimat NU BID’AH …

Watch Dragon ball super