Era Teknologi, Muslimat NU Masuki Layanan Keuangan Digital

penara-3

SIAPKAN SDM ANDAL: Khofifah ajak siapkan SDM andal agar seluruh ikhtiar bisa dikerjakan secara profesional | Foto: MNU Online

MNU Online | BANDUNG BARAT – Muslimat NU telah memulai trend non tunai atau layanan keuangan digital. Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa berharap langkah ini bisa mengangkat kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Apapun namanya, trend non tunai, trend layanan digital, dan seterusnya, maka saat ini Muslimat NU sudah mulai. Mudah-mudahan bermanfaat,” kata Khofifah saat peluncurkan Program Layanan Keuangan Digital bersama T-CASH dan CSR Program Berbagi Rezeki di Hotel Panorama, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (18/6).

Khofifah berpesan dalam memberikan layanan agar Penara (Perempuan Nusantara) tak pandang bulu. Jangan hanya memprioritas kalangan NU. Dia mencontohkan anak siapapun boleh sekolah di TK Muslimat NU tanpa harus ditanya dari keluarga Nahdliyin atau tidak. Siapapun yang sakit juga boleh ke klinik atau rumah sakit Muslimat NU.

Begitu juga dengan mereka yang masuk panti asuhan Muslimat NU. “Kita nggak pernah nanya, yang masuk itu NU apa nggak. Asal punya syarat untuk diasuh maka akan kita asuh di panti kita,” katanya.

penara-4

LAYANI UMAT: Kerjasama Muslimat NU dengan Telkomsel dan Bulog diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan umat. | Foto: MNU Online

Karena itu, Khofifah meminta Penara terbuka jika ada tetangga, sanak saudara atau pesantren yang mau mengikuti jejak dengan membuka cabang maupun kios. “Kita harus inklusif, harus membuka ruang masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” katanya.

Terkait kerjasama dengan Bulog, lanjut Khofifah, Muslimat NU ingin memutus mata rantai yang membuat harga bahan pangan tinggi di pasaran. “Inilah yang oleh Bapak Presiden (Jokowi) berkali-kali disampaikan, kenapa harga petani sekian tapi di pasaran lompatnya bisa empat kali lipat untuk produk-produk tertentu,” katanya.

Nah, dengan komoditas dari Bulog (beras, gula maupun minyak) langsung ke cabang atau kios Penara, diharapkan harga yang meroket di pasaran bisa ditekan. “Artinya harga di Penara, insyaalah nggak ada yang bisa nandingi (murahnya) karena sudah memutus mata rantai demikian banyak,” ujarnya.

Karena itu, langkah selanjutnya tinggal menyiapkan SDM dengan baik supaya seluruh ikhtiar bisa dikerjakan secara profesional. “Kerja keras sudah, kerja ikhlas sudah, kerja cerdas harus kita lakukan dan mudah-mudahan kita mengerjakan semuanya sampai tuntas,” harapnya. • nhp/fmi

Baca juga

Khofifah Ajak Warga Muslimat NU Jadi Konsumen yang Cerdas

MNU Online | JAKARTA – PP Muslimat NU bersama sejumlah lembaga dan Ormas, di antaranya Institut …

Watch Dragon ball super