Peduli Kesehatan Warganya, Muslimat NU Gandeng BPJS

BLITAR, MNU Online – Tak hanya mengajak meningkatkan ketakwaan serta memerangi kemungkaran, termasuk penyalahgunaan narkoba, Khofifah Indar Parawansa juga peduli dengan kesehatan warganya. Hal itu dibuktikan lewat kerjasama antara Muslimat NU dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Nota kesepahaman (MoU) diteken antara Khofifah selaku Ketum PP Muslimat NU dengan Direktur BPJS Kesehatan, Fachmi Idris di tengah kegiatan Harlah ke-70 Muslimat NU di Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, Minggu (10/4).
bpjs-muslimat“Tadi kita MoU dengan BPJS. Artinya apa? Sekarang kita semua berharap pasti dikasih kesehatan, tapi ini lho lutut kalau dipakai sampai 60-70 tahun kadang ya ngilu-ngilu. Kalau sudah ngilu pengajiannya sergep apa nggak?” tanyannya pada hadirin yang dijawab “Tidaak..!”

“Karena itu kita ingin klinik-kliniknya Muslimat NU, rumah sakit-nya Muslimat NU bisa memberikan perlindungan kesehatan antara lain lewat kerjasama Muslimat NU dengan BPJS,” tandasnya.

Ditemui usai acara, Khofifah menegaskan saat ini Muslimat NU memiliki 78 rumah sakit (RS), klinik dan klinik hemodialisis sehingga kerjasama dengan BPJS sebagai keniscayaan. “Selama ini sudah ada beberapa RS yang bermitra dengan BPJS tetapi kita sekarang sedang pengembangan klinik pratama,” tuturnya.

Klinik-klinik pratama ini diharapakan menjadi tambahan suplai set bagi BPJS. “Itu yang kita ingin dari MoU ini. Mudah-mudahan dalam waktu tak lama ada semacam TOT (Training of Trainer) bagi pimpinan-pimpinan Muslimat, supaya disiminasi informasi terkait dengan tindak lanjut MoU ini bisa kita breakdown lebih cepat lagi,” paparnya.

Kembali ke NU
Sementara itu Fachmi mengemukakan jumlah warga Muslimat NU sangat besar, mencapai sekitar 33 juta orang. Dari jumlah itu belum semuanya terdaftar di BPJS Kesehatan. “Kami dengar dari PP Muslimat NU yang terdaftar sekitar 12 juta, padahal seluruhnya ada sekitar 33 juta warga,” katanya.
bpjs-muslimat-2“Dengan keterlibatan anggota yang besar serta sosialisasi terus menerus, nantinya berdampak signifikan bukan hanya Muslimat NU tapi juga warga sekitarnya.”

Fachmi menambahkan, potensi di Ormas NU sangat besar, terlebih mempunyai banyak klinik kesehatan maupun RS. Dengan adanya kerjasama dengan BPJS Kesehatan, nantinya juga akan kembali ke warga NU. “Di NU ada klinik, RS, jadi NU dari dan oleh warga besar NU,” tegasnya.(nur)

 

 

Baca juga

Gandeng Tekomsel-Bulog, Penara Layani Keuangan Digital dan Bahan Pangan Murah

MNU Online | BANDUNG BARAT – Untuk membiasakan masyarakat melakukan transaksi non tunai, Penara (Perempuan …

Watch Dragon ball super