MoU PC Muslimat NU-Polres Jombang

1.750 Laskar Siap Bentengi Keluarga dan Lingkungan


MOU BERANTAS NARKOBA: Nyai Hj Mundjidah Wahab meneken MoU dengan Polres Jombang terkait pencegahan dan pemberantasan narkoba. | Foto: PCMNU Jombang

MNU Online | JOMBANG –  1.750 Laskar Anti Narkoba Muslimat NU Jombang, Jawa Timur, yang tersebar di seluruh desa siap ‘berperang’ melawan bahaya narkoba dengan berbagai peran. Mulai sosialisasi hingga pencegahan di masing-masing tingkatan sesuai kepengurusannya.

Bahkan, untuk mendapatkan support dan perlindungan hukum bagi para laskar selama bertugas, PC Muslimat NU Jombang menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kepolisian Resort (Polres) setempat, Senin (30/1).

MoU digelar di Aula Kantor PC Muslimat NU Jombang, Jl Ir Juanda 36. Dihadiri pengurus PC, Wakapolres Jombang Kompol Hendriyan SE MH, PJU Polres, para Kapolsek/Ta, para ketua ranting MNU dari masing-masing kecamatan, serta perwakilan anggota Laskar Anti Narkoba dari masing-masing desa se-Kabupaten Jombang.

(Baca: Nyai Munjidah Wahab dan Cerita Sukses Gerakan Seribu Rupiah)

Dengan MoU ini, tugas sosial para laskar akan dibimbing dan mendapat support penuh termasuk perlindungan oleh pihak kepolisian. Sedangkan penindakan dilakukan Polres Jombang dan jajarannya.

“Perang terhadap narkoba tidak hanya dilakukan oleh pihak kepolisian. Ibu-ibu harus berperan aktif menjadi bagian dari penyelesai masalah itu,” kata Ketua Laskar Anti Narkoba Muslimat NU Jombang, Ema Ummiyatul Chusna, Senin (30/1).

“Kami bukan penonton, karena narkoba ini telah mengubah karakter dan pola pikir penggunanya sehingga banyak kekerasan dan kriminalitas terjadi di sekitar kita.”

Terlebih, kata Ema, peredaran narkoba tidak mengenal usia dan jabatan. Maka ibu-ibu Muslimat NU, terutama anggota laskar, akan menjadi benteng bagi keluarga dan lingkunganya dari bahaya laten narkoba.

“Sudah saatnya kita membentengi keluarga dan lingkungan dengan berperan aktif dalam kegiatan ini yakni sosialisasi terkait bahaya narkoba. Lingkungan harus bersih dari penyalahgunaan narkoba. Kita harus melindungi para generasi penerus,” tandasnya.

Sedangkan Kompol Hendriyana yang mewakili Kapolres Jombang, AKBP Agung Marlianto menyampaikan apresiasi terhadap gerakan Muslimat NU yang peduli dengan bahaya narkoba.

Jombang Bebas Narkoba


JEMPOL ANTI NARKOBA: Pengurus PC berpose bersama dengan jajaran Polres Jombang usai penandatanganan MoU. | Foto: PCMNU Jombang

Dalam kesempatan tersebut, Kasat Reskoba Polres Jombang, AKP Hasran mengungkapkan jika kasus penyalahgunaan narkoba terjadi peningkatan signifikan. Pelaku penyalahgunaan narkoba bermacam-macam karakter mulai dari pelajar, wiraswasta hingga pegawai pemerintah.

(Baca: Satu Semester, Gerakan 1000 Rupiah Muslimat NU Jombang Terkumpul Rp 311 Juta)

Sesuai data di Polres Jombang pada 2015 sebanyak 22 kasus narkotika, 45 kasus obat keras dan 275 untuk jenis minuman keras.

“Untuk 2016 sebanyak 44 kasus jenis narkotika dan psikotropika yakni 39 kasus sabu, 1 ekstasi, dan 3 ganja, obat keras atau pil koplo 74 kasus, dan 358 kasus miras,” rincinya.

Sementara Ketua PC Muslimat NU Jombang, Nyai Hj Mundjidah Wahab menuturkan, Laskar Anti Narkoba ini dibentuk untuk mengemban tugas-tugas sosial dan mengabdi pada masyarakat guna mewujudkan Jombang bebas dari narkoba.

“Kami berharap ada bimbingan dan perlindungan dari kepolisian dalam melaksanakan tugas sosial untuk mewujudkan Jombang bebas narkoba,” tandas wakil Bupati Jombang itu.• nur

Baca juga

WAKAF DAN HIBAH: Seminar tentang nadzir dan keterkaitannya dengan wakaf serta hibah. | Foto: PWMNU Semarang

Nadzir Tonggak Utama dalam Pengelolaan Wakaf dan Hibah

MNU Online | SEMARANG – PW Muslimat NU Jawa Tengah, dalam rangka Harlah ke-72 Muslimat …

Watch Dragon ball super