Home » WARTA »


13 Ribu Massa Muslimat Padati Masjid Kubah Emas

depokDEPOK-Sekitar 13 ribu massa Muslimat NU Kota Depok memadati Aula masjid Kubah Emas Dian Al-Mahri dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Senin (28/1). Ibu-ibu yang memakai seragam batik hijau dan busana muslim mengikuti acara dengan khidmat sejak pagi.
“Alhamdulillah peserta dari ibu-ibu Muslimat NU Depok dan undangan ini membludak sampai ada yang di luar. Kegiatan ini murni dari anggota, setidaknya ada 13 ribu peserta yang hadir dan tercatat dari kupon yang tersebar,” terang Ketua PC Muslimat NU Depok, Hj Dewi Syarifah kepada Duta seusai acara.


Dewi menuturkan, sebelumnya panitia telah menyebarkan kupon infaq untuk kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut. Dari kupon itu sudah terkumpul 13 ribu dari masing-masing PAC se-Kota Depok. Selain itu, pihaknya juga mendapat laporan setidaknya kedatangan tamu undangan 20 bus dari Muslimat NU Kabupaten Sumedang, Bandung dan lainnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan puncak rangkaian yang tekah digelar sebelumnyam yaitu berkunjung ke sejumlah tokoh masyarakat Depok, membantu korban banjir, mengadakan lomba Baca Ratib, Lagu mars dan lainnya. “Peringatan Maulid kali ini adalah kegiatan puncak acara dari rangkaian sebelumnya,” terangnya.
Ketua  PW Muslimat NU Jawa Barat, Ella Giri Komala mengungkapkan rasa syukurnya di hadapan ribuan jamaah bahwa fungsi Muslimat telah berjalan dari tingkat pusat sampai bawah. Sebagai bukti, imbuhnya, ribuan massa bisa berkumpul di aula masjid Kubah Emas. “Dengan membludaknya massa hari ini, bahwa di Depok secara organisatoris berjalan dengan baik,” katanya.
Penasehat PW Muslimat NU Jawa Barat Sendy Dede Yusuf mengungkapkan, sebagai organisasi yang besar, Muslimat diharapkan bisa terus berkiprah di tengah masyarakat. Terlebih lagi, selama ini banyak hal yang telah dilakukan Muslimat bagi Jawa Barat.
”Muslimat NU ini organisasi yang besar, agar bisa terus berbuat lebih  bagi masyarakat,” ujar isteri Wakil Gubernur Jawa Barat ini.
Sementara itu, Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa kembali menegaskan pentingnya peran ibu dalam rumah tangga. Ibu memiliki peran yang vital dalam rumah tangga. Diantaranya, adalah dalam pembentukan karakter pada anak.
Ia menambahkan, kondisi remaja saat ini mengalami degradasi moral. Bahkan, sebuah survei menyatakan, di salah satu kabupaten 70 persen siswa SMP-nya sudah melakukan hubungan suami isteri.
“Ini keprihatinan kita pada generasi muda. Apalagi, ada artis yang tersangkut narkoba. Dari sini, betapa pentingnya ibu sebagai pendidik sekaligus pembentuk karakter,” paparnya.
Selain Khofifah, Ustadzah Mamah Dedeh yang merupakan mantan Ketua PC Muslimat Depok juga memberikan tausyiyahnya di hadapan ribuan jamaah. Sebelum  ceramah agama, acara diramaikan dengan pembacaan rawi, bacaan Al-Qur’an dan lainnya.an/mil

Baca juga

Khofifah: Jangan Biarkan Investasi Akhirat Tergerus Lewat Handphone

MNU Online | TANGSEL – Ketua Umum PP Muslimat NU, Dra Nyai Hj Khofifah Indar …

Watch Dragon ball super