Ada ‘Pokemon Go’ di Rapat Pleno PP Muslimat NU

pleno-viii__2

PLENO: PP Muslimat NU menggelar Rapat Pleno VIII Periodik VII di Pusdiklat Kemensos, Margaguna, Jakarta, Sabtu (23/7). | Foto: MNU Online

MNU Online | JAKARTA – PP Muslimat NU menggelar Rapat Pleno VIII Periodik VII di Pusdiklat Kemensos, Margaguna, Jakarta, Sabtu (23/7). Beragam hal kekinian turut dibahas, termasuk game Pokemon Go yang saat ini sedang ramai dimainkan di tanah air.

Jenis game ini memanfaatkan beberapa perangkat yang mesti diaktifkan seperti kamera dan GPS. Permainan ini juga menggunakan algoritma yang menyebabkan monster Pokemon memang benar-benar ada di suatu tempat, tapi hanya terlihat di HP.

Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa dalam arahannya menilai game ini bukan persoalan biasa, apalagi dikabarkan sampai ada seorang anak yang meninggal di sebuah negara karena asyik bermain Pokemon Go.

“Dampak sosialnya begitu besar, apalagi jika dimainkan oleh anak-anak,” katanya.

Game ini memerlukan konsentrasi tinggi penggunanya, sehingga perilaku tidak peduli terhadap orang di sekitarnya atau asosial pada diri user akan muncul. Harus diantisipasi secara proporsional dan diikuti kewaspadaan secara maksimal.”

Rapat Pleno ini digelar usai kegiatan halal bihalal yang  bersamaan dengan HAN (Hari Anak Nasional). Acara berlangsung meriah dan ceria dengan kehadiran anak-anak dari lokasi TPA (tempat pembuangan akhir) Bantar Gebang dan Tanah Abang serta Arya Permana (10), bocah dengan obesitas ekstrem asal Karawang, Jawa Barat. ♦ lul

Baca juga

BERPULANG: Nyai Hj Aisyah Hamid Baidlowi binti KH Abdul Wahid Hasyim wafat) di Jakarta, Kamis (8/3). | Foto: NU Online

Nyai Aisyah Hamid Baidlowi, Mantan Ketum PP Muslimat NU Wafat

MNU Online | JAKARTA – Tepat di Hari Perempuan Internasional, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat …

Watch Dragon ball super