Kongres XVII Muslimat NU

Aklamasi! Khofifah Kembali Pimpin Muslimat NU

 TERPILIH KEMBALI: Khofifah Indar Parawansa terpilih secara aklamasi sebagai Ketum PP Muslimat NU masa khidmat 2016-2021 | Foto: MNU Online

TERPILIH KEMBALI: Khofifah Indar Parawansa terpilih secara aklamasi sebagai Ketum PP Muslimat NU masa khidmat 2016-2021 | Foto: MNU Online

MNU Online | JAKARTA – Air mata Khofifah Indar Parawansa tak terbendung. Di tengah riuh lantunan takbir dan shalawat nabi, perempuan 51 tahun itu tak henti menangis setelah untuk kali keempat terpilih memimpin Muslimat NU.

Khofifah terpilih secara aklamasi lewat sidang pleno pemilihan ketua umum masa khidmat 2016-2021, Jumat (25/11) pukul 00.55 WIB, yang didahului sidang pleno laporan pertanggung jawaban (LPj) PP Muslimat NU masa khidmat 2011-2016, Kamis (24/11) yang secara maraton digelar sejak pukul 20.00 WIB.

(Baca: Ketum PBNU Persilakan Khofifah Pimpin Kembali Muslimat NU)

Tanda-tanda Khofifah bakal dipilih secara aklamasi sudah terlihat lewat tanggapan peserta kongres atas pemaparan LPj. Dari 536 pimpinan cabang (PC) dan 34 pimpinan wilayah (PW), dimulai dari Papua dan diakhiri Kalimatan Barat, tak hanya secara untuh menerima LPj tapi juga meminta Khofifah untuk tetap melanjutkan kepemimpinannya.

“Apakah LPj bisa diterima dengan sah?” tanya Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid, pimpinan sidang yang juga ketua Steering Committee (SC). Tanpa dikomando, seluruh peserta menyetujuinya sambil meneriakkan ‘yel-yel’: Aklamasi.. aklamasi.. aklamasi!

(Baca: Presiden Bersyukur di Kabinet Kerja Ada Kader Terbaik Muslimat NU)

Belum lagi Nyai Machfudhoh menutup sidang LPj, Ketua PW Muslimat NU Jawa Barat, Dra Hj R Ella M Giri Komala MM.Pd langsung berdiri meminta izin untuk menyampaikan permintaanya.

“Sehubungan sudah jelas, nyata, bahwa tidak ada satu pun PW maupun PC se-Indonesia yang tidak mendukung Ibu Khofifah. Maka kami mohon sidang LPj ditutup dan dilanjutkan ke sidang pemilihan ketua umum serta memutuskan secara aklamasi memilih Bu Khofifah,” katanya disambut koor setuju PW lainnya.

 TERPILIH KEMBALI: Peserta kongres meminta aklamasi saat sidang LPj masih berlangsung | Foto: MNU Online

TERPILIH KEMBALI: Peserta kongres meminta aklamasi saat sidang LPj masih berlangsung | Foto: MNU Online

Nyai Machfudhoh kemudian menutup sidang LPj dan membuka sidang pemilihan ketua umum serta menetapkan secara aklamasi Khofifah sebagai ketua umum PP Muslimat NU masa khidmat 2016-2021.

Sontak, lantunan takbir dan shalawat nabi menggema di ruang Serba Guna 2 Asrama Haji Pondok Gede, tempat sidang pleno digelar. Satu persatu pengurus, diikuti peserta, kemudian menyalami dan merangkul Khofifah yang tak henti menangis.

Acara kemudian ditutup dengan doa oleh Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang, KH Lukman Al Karim (Gus Lukman).

(Baca: Presiden: Jakarta Kembali ‘Sejuk’ Berkat Kehadiran Ibu-ibu Muslimat NU)

Usai ketua umum dikukuhkan, selanjutnya akan dibentuk tim formatur, terdiri dari ketua umum terpilih, 2 orang mantan pengurus PP serta 4 PW perwakilan Muslimat NU yang memiliki cabang terbanyak dari Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi dan Indonesia bagian timur.

Ketum terpilih dan tim formatur bertugas memilih 8 orang ketua, sekretaris umum dan bendahara umum yang bertugas menyusun pengurus harian dan bidang-bidang PP, selambat-lambatnya dua bulan sesudah  kongres dan diinformasikan ke seluruh PW, PC serta PCI. • nur

Baca juga

Khofifah: Jangan Biarkan Investasi Akhirat Tergerus Lewat Handphone

MNU Online | TANGSEL – Ketua Umum PP Muslimat NU, Dra Nyai Hj Khofifah Indar …

Watch Dragon ball super