PC Muslimat NU Kota Banjar

Apresiasi Kinerja Muslimat NU, Pemkot Beri Penghargaan Umroh Gratis


TAUSIYAH KETUA PW: Ketua PW Muslimat NU Jabar, Hj Ella M Girikomala memberikan tausiyah saat peringatan Harlah yang digelar PCMNU Kota Banjar, Minggu (13/3). | Foto: PWMNU Jabar

MNU Online | BANJAR – Apresiasi tinggi diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar kepada PC Muslimat NU Banjar atas sinerginya dalam mengawal program-program pemerintah, khususnya di Kota Banjar.

“Muslimat NU Kota Banjar menjadi garda terdepan dalam membantu program Pemkot,” kata Kabag Kesra, Drs H Kaswad MPdI mewakili Wali Bota Banjar Dr Hj Ade Uu Sukaesih MSi saat peringatan Harlah ke-71 Muslimat NU di Gedung Banjar Indah (GBI), Minggu (13/3).

“Khususnya yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Misalnya program Magrib Mengaji dan Tadarus Bersama.”

(Baca: Harga Cabai Mahal, Rangkaian Harlah Diwarnai Penyuluhan Pertanian)

Karena itu, kata Kaswad, Muslimat NU patut diberi penghargaan salah satunya Pemkot memberikan umroh gratis secara bergiliran. “Kali ini Pemkot memberikan umroh gratis untuk Ibu Imas (PAC Pataruman) dan Ibu Subaeah (PAC Banjar),” katanya.

“Ini bentuk penghargaan dari pemerintah untuk Muslimat NU, karena telah membantu pemerintah dalam melaksanakan program-programnya,” tambah Kaswad.

Sementara Ketua PW Muslimat NU Jawa Barat, Dra Hj R Ella M Girikomala MMPd dalam tausiahnya menjelaskan pentingnya ibu-ibu  menjadi perempuan tangguh dengan berpedoman pada 10 kriteria kepribadian Muslimat NU.


PENUH HIKMAT: Ibu-ibu Muslimat NU Kota Banjar penuh hikmat mengikuti peringatan Harlah. | Foto: PWMNU Jabar

Yakni, salimul aqidah (akidah yang lurus yang bisa menyelamatkan), shohihul ibadah (ibadah harus benar), matinul khuluq (kepribadian yang kokoh akhlaknya), musawqotul fikri (intelek dalam berpikir atau memiliki wawasan yang luas), qowiyyul jismi (kepribadian harus kuat).

(Baca: Istri Bupati Ciamis Puji Kekompakan Muslimat NU)

Lalu mujahafstun linagsihi (Bersungguh-sungguh dalam melawan hawa nafsu), munazhzhamun fi syu’unihi (teratur dalam segala urusan, disiplin), harisun ‘ala waqtihi (disiplin menggunakan waktu), qodirun ‘ala kasab (kemampuan untuk mandiri, termasuk harus mempunyai penghasilan) dan na fiun ligoirihi (bermanfaat untuk orang lain).

“Sepuluh kepribadian ini penting untuk menangkal hal-hal negatif yang berkembang saat ini, seperti pornografi dan sebagainya,” kata Hj Ella.• nani muharomah

Baca juga

WAKAF DAN HIBAH: Seminar tentang nadzir dan keterkaitannya dengan wakaf serta hibah. | Foto: PWMNU Semarang

Nadzir Tonggak Utama dalam Pengelolaan Wakaf dan Hibah

MNU Online | SEMARANG – PW Muslimat NU Jawa Tengah, dalam rangka Harlah ke-72 Muslimat …

Watch Dragon ball super