Bahagialah Negeri Ini Punya Muslimat NU yang Selalu Ikhlas Mendoakan Bangsanya

 UNTUK KESELAMATAN BANGSA: Ketum Khofifah dan warga Muslimat NU Kabupaten Mojokerto berdoa untuk keselamatan bangsa. | Foto: MNU Online

UNTUK KESELAMATAN BANGSA: Ketum Khofifah dan warga Muslimat NU Kabupaten Mojokerto berdoa untuk keselamatan bangsa. | Foto: MNU Online

MNU Online | MOJOKERTO – Bersyukur dan berbahagialah Indonesia punya Muslimat NU. Dimana-mana warganya rajin menggelar khatmil Qur’an, bershalawat, manaqiban maupun istighotsah untuk mendoakan keluarga, jamiyah dan bangsanya.

“Maka kalau ketemu warga Muslimat NU saya sering menangis. Bahagianya negeri ini karena punya Muslimat NU yang ikhlas mendoakan bangsanya,” kata Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw dan Harlah ke-70 Muslimat NU di Pendopo Agung Trowulan, Mojokerto, Minggu (15/5).

Karena itu, kehadiran Khofifah di Mojokerto ini untuk memberikan hormat kepada semuanya yang hadir. “Panjenengan (anda) telah berikhtiar, berjuang dan membangun keikhlasan yang luar biasa,” katanya.

Semoga, tambah Khofifah, kelak membuat Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari dan muassis NU lainnya, para masyayikh dan alim ulama mencari mereka yang ikhlas berjuang di Muslimat NU untuk diajak berombong-rombong masuk surga.

“Hanya itu sebenarnya yang kita cari dari keikhlasan ini,” katanya. “Keikhlasan berjuang ini semoga dicatat Allah Swt menjadi jariyah yang akan mempermudah kita menuju jannatun naim.”

 DEKLARASI: PC Muslimat Kabupaten Mojokerto mendeklarasikan Laskar Anti Narkoba. | Foto: MNU Online

DEKLARASI: PC Muslimat Kabupaten Mojokerto mendeklarasikan Laskar Anti Narkoba. | Foto: MNU Online

Selain peringatan Isra’ Mi’raj dan Harlah, acara juga diisi deklarasi Laskar Narkoba. Khofifah kembali mengingatkan agar warga Muslimat NU rajin menggelar khotmil Qur’an maupun istigotsah karena ujian di zaman sekarang datang dari seluru penjuru.

“Narkoba harus kita perangi karena bahayanya. Maka yang menjadi pengaman dan penyelamat perjalanan umat antara lain karena ikhlasnya doa anda semua, ikhlasnya riyadhoh,” ujarnya.

Lanjut Khofifah, bahaya narkoba ini melebihi terorisme. Betul bahwa tak ada yang bisa memaafkan terorisme, tapi narkoba yang sehari bisa membunuh 40-50 orang jelas-jelas kejahatan luar biasa. Pun demikian uang yang dibelanjakan, setiap tahun mencapai sekitar Rp 63 triliun.

“Bayangkan kalau dipakai untuk madrasah. Bukan hanya se-Mojokerto tapi se-Jatim, yang bocor-bocor bakal baik semua. Karena itu riyadhoh-nya perlu ditambah, minta negara selamat, agama, Muslimat NU dan keluarga kita. Amin,” tandasnya. ♦ nur

Baca juga

PENGUATAN MAJELIS TAKLIM: Workshop Bidang Ekonomi dan Koperasi Muslimat NU di Gedung PBNU, Rabu (7/11). | Foto: MNU Online

Hindari Rentenir, Muslimat NU Perkuat Majelis Taklim dengan Koperasi

MNU Online | JAKARTA – Induk Koperasi An-Nisa (Inkopan) Muslimat NU akan membantu membuatkan koperasi …

Watch Dragon ball super