Balita Mulai Disasar Bandar Narkoba, Ketahanan Keluarga Filter Utama

surabaya-hbh-7

PENANDATANGANAN DEKLARASI: Ketum Khofifah, pengurus PCNU serta MUI Surabaya usai penandatanganan deklarasi Laskar Anti Narkoba di Surabaya, Sabtu (6/8). | Foto: MNU Online

MNU Online | SURABAYA – Suara Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa terdengar parau, seolah menahan keprihatinan mendalam, saat menyebut balita mulai menjadi sasaran bandar narkoba.

“Hari ini dijual permen narkoba di lingkungan PAUD. Indah warnanya, tapi di luarnya dikasih LSD (lysergic acid diethylamide). Itu yang menjadikan anak menjadi addiction (kecanduan),” kata Khofifah saat Halal bi Halal Keluarga Besar PCNU dan Muslimat NU Kota Surabaya yang dirangkai dengan Deklarasi Laskar Anti Narkoba di Sport Center Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, Sabtu (6/8).

Dalam acara tersebut, tampak hadir Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim, KH Agoes Ali Masyhuri (Gus Ali); Ketua PWNU Jatim, KH Mutawakkil Alallah; Rais Syuriah PCNU Surabaya, KH Mas Sulaiman Nur; Ketua PCNU Surabaya, H Muhibbin Zuhri; Ketua MUI Surabaya, KH Muchid Murtadho, Ketua PC Muslimat NU Surabaya, Lilik Fadilah; Kepala BNN Surabaya, AKBP Suparti; serta Anggota DPR RI dari Dapil Jatim I (Surabaya-Sidoarjo)  Arzetty Bilbina.

Lanjut Khofifah, setelah anak-anak kecanduan terhadap ‘permen narkoba’, selanjutnya ada yang memonitor. “Kata Pak Buwas (Budi Waseso/kepala BNN) nanti mereka akan tanya di meja bapaknya ada apa, di lanci ibunya ada apa dan meminta agar mengambilnya untuk ditukar dengan permen narkoba.”

surabaya-hbh-1

HALAL BI HALAL: Ribuan warga Muslimat NU Surabaya menghadiri Halal bi Halal di Sport Center UIN Sunan Ampel Surabaya, Sabtu (6/8). | Foto: MNU Online

Inilah yang sering kali para orang tua belum melihat dampaknya ke depan. Orang tua harus memahami bahwa zat adiktif sangat merusak generasi bangsa.

“Kalau dari balita kita sudah mengajarkan al’aqlus salim fil jismis salim (akal yang sehat ada pada jiwa yang sehat) bagaimana kalau akalnya rusak karena memang konstruksi akalnya dirusak oleh zat adiktif,” katanya.

Karena itu, butuh dibangun ketahanan keluarga untuk memfilter anak-anak dari sasaran bandar narkoba.

“Sampaikan ke anak-anak kita soal perilaku konsumerisme, hal-hal yang membuat mereka berperilaku pragmatis harus dicegah. Bagaimana melindungi mereka dengan norma-norma dan regulasi yang bisa dijadikan referensi kehidupan anak-anak,” katanya.

Demi mewujudkan ketahanan keluarga, ujar Khofifah, maka Muslimat NU gencar melakukan gerakan kerakyatan lewat Laskar Anti narkoba. Sejak di-launching 26 Mret silam di Stadion Gajayana Malang, deklarasi serupa langsung diikuti wilayah, cabang, anak cabang hingga ranting.

“Saya mohon setelah bersama-sama mendeklarasikan, segera dilantik untuk dibimtek oleh BNN supaya mereka siap menjadi motivator dan penyuluh. Supaya bersama-sama untuk menghentikan korban penyalahgunaan narkoba,” tuntasnya. ♦ nur

Baca juga

Khofifah: Jangan Biarkan Investasi Akhirat Tergerus Lewat Handphone

MNU Online | TANGSEL – Ketua Umum PP Muslimat NU, Dra Nyai Hj Khofifah Indar …

Watch Dragon ball super