Indonesia Darurat Narkoba

Bangun Gorontalo Bebas Napza, PW Muslimat NU Gelar Seminar Nasional

bebas-narkoba

GORONTALO BEBAS NAPZA: Ibu-ibu PW Muslimat NU Gorontalo siap menanggulangi dan memberantas penyalahgunaan napza. | Foto: PWMNU Gorontalo

MNU Online | GORONTALO – Menindaklanjuti workshop kapasitas tokoh agama dalam penanggulangan penyalahgunaan napza di Bekasi, 3-6 November lalu, PW Muslimat NU Gorontalo akan menggelar seminar nasional dalam rangka membangun Gorontalo bebas napza di Ballroom Maqna Hotel, Kamis, 15 Desember 2016 pukul 12.00 Wita.

Kegiatan dihadiri 300 orang peserta — sesuai kapasitas ballroom — terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pendidik serta warga Muslimat NU dan akan dibuka Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Gorontalo, Prof Dr Hj Winarni Monoarfa M.Si.

(Baca: Pasca Banjir, Bantuan Muslimat NU Gorontalo untuk Korban Tak Ikut Surut)

“Awalnya Bapak Plt gubernur (Zudan Arif Fakhrulloh) yang akan membuka seminar, namun pada waktu yang sama beliau punya kegiatan di Kemendagri sehingga Bu Sekdaprov yang akan membuka,” terang Ketua PW Muslimat NU Gorontalo, Nyai Hj Mudrika Langke Kolopita SE, Senin (12/12).

Sementara hadir sebagai pemberi materi yakni Ketua Asosiasi Rehabilitasi Narkoba se-Indonesia, dr Aisah Dahlan bersama tim serta Ketua Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo, Kombes Pol Sumarno S.Pd.

seminar-gorontalo-1

SEMINAR NASIONAL: Membangun Gorontalo bebas napza, PW Muslimat NU menggelar seminar nasional, Kamis, 15 Desember 2016 pukul 12.00 Wita. | Foto: PWMNU Gorontalo

Terkait anggaran, Mudrika menegaskan sebagian besar berasal dari iuran pengurus dan warga Muslimat NU serta sumbangan peserta yang sifatnya investasi. Selebihnya dari BNNP dan Komisariat Wilayah (Komwil) Alkhairaat Gorontalo.

Mengapa harus dibahasakan investasi? “Karena kami berkeyakinan, sebesar apapun yg akan digunakan pada hal-hal yang benar dan baik, pasti akan dibalas Allah Swt di akhirat nanti. Itung-itung sebagai deposito akhirat,” katanya.

(Baca: Ketua PWMNU Sulsel: Pastikan Setiap Keluarga Warga Muslimat NU Bebas Narkoba)

Usai seminar, lanjut Mudrika, diharapkan para pendidik, tokoh agama, tokoh masyarakat serta organisasi wanita dapat memahami napza sekaligus mentransformasikan ke masyarakat sekitar.

“Kalau guru atau pendidik minimal terhadap peserta didik, mahasiswa dan keluarganya.  Sehingga Gorontalo benar-benar terhindar dan bebas serta bersih dari napza,” tuntas Mudrika.• doly hanani

Baca juga

GEBYAR SHALAWAT: Muslimat NU Klaten memperingati Hari Santri Nasional dengan mengadakan kegiatan Gebyar Shalawat Lomba Hadrah, Minggu (7/10). | Foto: PCMNU Katen

Muslimat NU Klaten Gebyar Shalawat Bareng 20 Anak Cabang

MNU Online | KLATEN – Memperingati Hari Santri Nasional, PC Muslimat NU Kabupaten Klaten, Jawa …

Watch Dragon ball super