PC Muslimat NU Kab Karimun

Belajar ‘Menyulap’ Sampah Jadi Penghasilan Keluarga


BANK SAMPAH: Pengurus PC Muslimat NU Karimun mengunjungi Bank Sampah Karimun Madani. | Foto: PCMNU Karimun

MNU Online | KARIMUN – Lewat tangan-tangan terampil, limbah sampah mampu ‘disulap’ menjadi pernak-pernik kebutuhan rumah tangga. Pemandangan itu bisa dilihat di Bank Sampah Karimun Madani, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri).

Belajar dari kreatifitas tersebut, pekan lalu Majelis Ta’lim Nur Hidayah binaan PC Muslimat NU Kabupaten Karimun melakukan kunjungan ke Bank Sampah Karimun Madani.

Dari hasil kunjungan, mereka mendapat pelajaran berharga: ‘menyulap’ berbagai macam limbah sampah rumah tangga menjadi barang yang dapat menghasilkan pendapatan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.

(Baca: Istri Bupati Indragiri Hilir Ikut Berjuang di Muslimat NU)

“Jadi tidak semua limbah rumah tangga itu semuanya sampah. Buktinya Bank Sampah Karimun Madani bisa menjadikan sampah menjadi kerajinan yang bernilai ekonomis,” ucap Ketua Muslimat NU Kabupaten Karimun, Nyimas Novi Ujiani.

Beberapa kerajinan yang dihasilkan Bank Sampah terbaik se-Kepri ini berupa tas dari bungkus plastik makanan ringan, sandal selop dari bungkus pembersih piring, pas bunga kaca dari botol sirup, topi dari kertas koran maupun bunga dari gelas minuman ringan.

Nah, belajar dari kunjungan tersebut, Nyimas Novi yang juga menjabat anggota DPRD Kabupaten Karimun mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru membuang sampah rumah tangga.

“Dipilah dulu mana yang masih dapat didaur ulang dan mana sampah yang memang sudah tidak bisa diolah lagi. Setelahnya sampah yang dapat didaur ulang agar kiranya dibawa ke Bank Sampah dan dapat diuangkan,” katanya.

(Baca: Rajin Turun ke Bawah, Gubernur Riau Apresiasi Kinerja Khofifah)

Selain itu, dengan pemilahan sampah, akan mampu mengurangi volume di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang menurut data Dinas Kebersihan setiap harinya mencapai 40 ton sampah dari limbah rumah tangga.

“Sudah saatnya menjadikan sampah di rumah masing-masing sebagai sumber pendapatan,” tegasnya.

Bahkan, dari sampah yang diantar ke Bank Sampah Karimun Madani, bisa disimpan melalui beberapa program yang telah disiapkan.

“Ada tabungan biaya sekolah anak, tabungan untuk lebaran dan dapat pula untuk keperluan hari-hari. Bahkan ada juga tabungan naik haji,” tandas Nyimas Novi.• sularno menot

Baca juga

Muslimat NU Kota Kediri Sambut Antusias Pelatihan Kebencanaan

MNU Online | KEDIRI – 100 anggota Muslimat NU Kota Kediri mengikuti kegiatan Penyebaran Informasi …

Watch Dragon ball super