Muslimat NU Bershalawat

Bersama Sabyan Gambus, Muslimat NU Gelar Lomba Shalawat Online

<br /> MUSLIMAT NU-SABYAN GAMBUS: Khofifah (kiri) dan Nissa Sabyan, sore ini luncurkan lomba shalawat online. | Foto: MNU Online/IST

MUSLIMAT NU-SABYAN GAMBUS: Khofifah (kiri) dan Nissa Sabyan, sore ini luncurkan lomba shalawat online. | Foto: MNU Online/IST

MNU Online | SURABAYA – Minggu (4/11) sore ini, Muslimat NU meluncurkan lomba shalawat online hasil kerjasama dengan Sabyan Gambus. Launching bakal dihadiri Ketua Umum PP Muslimat NU, Dra Nyai Hj Khofifah Indar Parawansa MSi serta vokalis Sabyan Gambus, Nissa Sabyan.

“Jam 4 sore, insyaallah Muslimat NU akan konferensi pers bersama Sabyan Gambus. Insyaallah saya hadir, Nissa Sabyan juga,” terang Khofifah di Surabaya.

Dalam lomba ini, peserta bisa ikut berkali-kali sampai tahapan awal selesai. Satu kali mengirim bacaan shalawat berbayar Rp 10 ribu. Sedangkan lagu yang disepakati untuk tahap awal lomba yakni Ya Maulana, salah satu hits Sabyan Gambus.

(Baca: Khofifah Bawa Muslimat NU Beradaptasi dengan Ekonomi Digital)

Khofifah berharap siapapun bisa mengajak seluruh anggota keluarganya untuk mengikuti lomba ini, karena akan sangat banyak semaian kedamaian maupun kebahagiaan ketika membaca shalawat.

“Mudah-mudahan ini akan menjadi penyemai bangsa, ketika lebih banyak lagi warga bangsa terutama anak muda yang mengikuti lomba shalawat nanti,” ucap perempuan yang juga gubernur Jawa Timur terpilih itu.

Ditanya mengapa memilih lomba shalawat via online, Khofifah menjelaskan karena saat ini ada banyak warning dari kemungkinan penggunaan gadget. Banyak orang tua khawatir anak-anaknya tidak terpandu ketika berselancar bersama gadget.

(Baca: Tantangan Ekonomi Digital, Muslimat NU Gelar Pelatihan Bisnis Startup)

“Kemudian aplikasi dan link mana yang mereka akses. Orang tua khawatir tidak semuanya bisa konstruktif bagi tumbuh kembang anaknya. Maka kita ingin memberi penguatan melalui lomba shalawat online,” jelasnya.

Khofifah menambahkan, Muslimat NU ingin mengambil nilai postif dari kehadiran teknologi informasi serta handphone, antara lain dengan memberi nilai tambah.

Dia mengibaratkan teknologi seperti dua mata uang serta dua mata pisau. “Bisa dipakai baik atau kurang baik, maka kita ambil yang baiknya,” pungkasnya.• nur

Baca juga

PENGUATAN MAJELIS TAKLIM: Workshop Bidang Ekonomi dan Koperasi Muslimat NU di Gedung PBNU, Rabu (7/11). | Foto: MNU Online

Hindari Rentenir, Muslimat NU Perkuat Majelis Taklim dengan Koperasi

MNU Online | JAKARTA – Induk Koperasi An-Nisa (Inkopan) Muslimat NU akan membantu membuatkan koperasi …

Watch Dragon ball super