Home » WARTA »


BLK Muslimat NU Cetak Perempuan Mandiri

diklat

JAKARTA-Mengentaskan kemiskinan di Indonesia bisa dilakukan dengan memberi pelatihan kepada kaum perempuan tentang kewirausahaan. Perempuan yang terampil tak hanya akan bisa membantu ekonomi keluarga, tapi juga membuat mereka mandiri.

Ketua Umum Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Muslimat NU konsisten melakukan pengentasan kemiskinan. Hal itu dibuktikan dengan aktifnya kegiatan semua Balai Latihan Kerja (BLK) yang dimiliki organisasi perempuan terbesar di Indonesia tersebut.


“BLK Muslimat aktif memberikan pelatihan life skill kepada ibu-ibu. Ini agar mereka bisa mandiri,” kata Khofifah saat membuka pelatihan pengembangan model kewirausahaan di Pusdiklat Muslimat NU, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Kamis (27/9).

Pelatihan tersebut terselenggara berkat kerjasama Muslimat NU dengan Direktorat Produktivitas dan Kewirausahaan Ditjen Binalattas Kemnakertrans RI dengan dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI).

Khofifah mengatakan, perjuangan Muslimat mengentaskan kemiskinan merupakan bagian dari dakwah mengajak kebaikan yang dilaksanakan dengan lansung memberikan pekerjaan kepada kaum perempuan.

“Ini sebagai bagian dari dakwah bil mal. Jangan hanya bilang rentenir haram, tapi gak ada solusi,” jelas menteri pemberdayaan perempuan era dan Kepala BKKBN era Gus Dur ini.

Khofifah menambahkan, pelatihan yang digelar Muslimat tersebut sebenarnya fokus pada penguatan manajerial dan marketing bagi kaum perempuan yang sudah punya kemampuan menjahit. “Pelatihan ini juga untuk penguatan produk agar laku di pasaran,” katanya.

Pada pelatihan ini, jelas Khofifah, para peserta akan dibekali materi selama 8 jam dalam sehari. “Jadi selama 10 hari, ibu-ibu ini akan mengikuti pelatihan. setiap harinya 8 jam. Ini bentuk keseriusan BLK Muslimat mengentaskan kemiskinan,” tandasnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian Direktur Produktivitas dan Kewirausahaan Kemenakertrans, Darwanto, mengatakan, pihaknya berharap pelatihan tersebut kelak menghasilkan para pengusaha sukses dari kaum perempuan.

“Dari ibu-ibu yang dilatih ini diharapkan ada yang jadi pengusaha. Pelatihan ini sama dengan kita memberi kail,” katanya.

Ia menambahkan, suksesnya pelatihan tersebut diharapkan turut membantu mengatasi masalah kemiskinan yang dihadapi masyarakat. “Ketika sukses menjadi wirausaha tentu akan berkonstribusi untuk masyarakat. Dampaknya akan dirasakan orang banyak,” jelasnya.mil

 

Baca juga

PENCEGAHAN TPPO: Sosialisasi pendidikan pencegahan tindak pidana perdagangan orang di Purwokerto, Jawa Tengah. | Foto: MNU Online

Cegah TPPO, 3 Hari Muslimat NU Gelar Sosialisasi di Purwokerto

MNU Online | PURWOKERTO – Selama tiga hari, 12-14 September 2018, Pimpinan Pusat (PP) Muslimat …

Watch Dragon ball super