Sehat Bareng Muslimat NU

Buka Mobilisasi Germas, Sekdaprov Kalsel: Sehat Dipengaruhi Faktor Makanan

<br /> MERIAH DAN SUKSES: Mobilisasi Germas di Kalsel berlangsung sukses dan meriah. Pengurus dan anggota Muslimat NU foto bersama usai kegiatan. | Foto: MNU Online

MERIAH DAN SUKSES: Mobilisasi Germas di Kalsel berlangsung sukses dan meriah. Pengurus dan anggota Muslimat NU foto bersama usai kegiatan. | Foto: MNU Online

MNU Online | BANJARMASIN – Sama seperti di Banten, mobilisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Kalimanten Selatan, Minggu (19/11), juga berlangsung meriah dan sukses.

Kegiatan yang digelar di Gedung Dakwah PWNU Kalsel tersebut diikuti pengasuh pondok pesantren (Ponpes) dan para santri, pimpinan majelis taklim serta jamaahnya.

(Baca: Dari Banten, Orientasi Germas Berlanjut ke Kalsel)

Turut hadir ketua PWNU Kalsel, perwakilan MUI, Promkes pusat, Dinkes provinsi, Dinkes Kota Banjar, Bappeda, tim Germas PP Muslimat NU, serta pengurus dan anggota PW dan PC Kalsel.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalsel, Harris Makkie yang membuka acara dalam arahannya menyampaikan, paradigma praktik kebutuhan sehat di masyarakat sangat dipengaruhi faktor makanan.

Senam bersama mengawali kegiatan mobilisasi Germas di di Gedung Dakwah PWNU Kalsel.
SENAM BERSAMA: Senam bersama mengawali kegiatan mobilisasi Germas di di Gedung Dakwah PWNU Kalsel. | Foto: MNU Online

“Karena itu penyakit tak menular tidak mengenal tua muda, kaya miskin, baik di kota ataupun desa. Mari kita mulai hidup sehat dari makanan dan jangan berlebihan,” paparnya.

(Baca: Mobilisasi Germas di Pandeglang, Bupati Irna Apresiasi Muslimat NU)

Sementara itu Sekretaris Umum PP Muslimat NU, drg Hj Ulfah Mashfufah M.Kes menuturkan, pemilihan Kalsel sebagai tempat mobilisasi Germas karena data riset kesehatan menunjukkan provinsi ini memiliki rasio angka tertinggi untuk hipertensi.

“Ini karena pola makanan masyarakatnya yang suka manis, santen, asin dan kurang sayur,” katanya.

Germas, lanjut Ulfa, harus dimulai dari berbagai hal. Mulai menjaga kesehatan lingkungan, pembiasaan cuci tangan dengan baik, serta pemberian susu bayi dengan ASI eksklusif.

(Baca: Orientasi Germas, Muslimat NU Sasar Pimpinan Ponpes dan Majelis Taklim)

Sedangkan Ismoyowati dari Promkes Pusat mengatakan, kerjasama dengan Muslimat NU sudah dimulai dari 2010. Sementara untuk Germas, Kalsel menjadi daerah binaan dimulai pada 2016. Tahun ini difokuskan untuk kader Muslimat NU, pimpinan dan santri Ponpes serta majelis taklim.

“Saya berharap tindak lanjut dan kebijakan Pemda serta Dinkes dapat mendukung upaya Germas di sini. Alhamdulillah sudah ada SK Gubernur tentang hal ini,” katanya.• a-zhoem

Baca juga

Hidmat Muslimat NU Intensifkan Pelatihan Budidaya Tanaman Cabai

MNU Online | JAKARTA – Himpunan Da’iyah dan Majelis Taklim (Hidmat) Muslimat NU kembali menggelar …

Watch Dragon ball super