Buka Rakernas Muslimat NU, Kiai Said Ingatkan Bahaya ISIS

kh-said-aqil

MNU Online | JAKARTA – Rapat Kerja Nasional Muslimat NU di Asrama Haji Pondok Gede, resmi dibuka Ketua Umum PBNU K.H Said Aqil Siradj, Kamis (3/12/2015). Dalam sambutan pembukaanya, Kiai Said mengingatkan pentingnya pesantren tradisional dalam mengembangkan Islam Nusantara yang berdakwah dengan cara kultural tanpa kekerasan. Kiai Said juga mengingatkan masyarakat dan kepolisian untuk mewaspadai para pendukung ISIS di Indonesia, yang sebagian kini sedang ikut berperang di Suriah.

“Saat ini ada seratus orang Warga Indonesia yang ikut berperang ke Suriah. Mereka ini harus diwaspadai kalau kembali ke Indonesia, bisa menyebarkan ajaran kekerasan,” tandas Kiai Said.

Guna menangkal ajaran garis keras yang kini marak di Indonesia, Kiai mengimbau jamaah NU untuk kembali menghidupkan pesantren. “Kita kembali ke pesantren. Seluruh kegiatan NU dipusatkan di Pesantren. Kita harus bangga pada Pesantren, karena Pesantren lah cikal-bakal Indonesia. Pesantren lah yang berjuang melawan penjajahan. Karena itu sudah tepat Presiden menetapkan Hari santri sebagai hari besar nasional,” paparnya.

Sementara Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya mengungkapkan target Rakernas Muslimat tahun ini, selain untuk penguatan organisasi, juga akan membahas beberapa hal penting yang terkait persoalan kemasyarakatan.

“Bahtsul masail dalam rakernas ini akan menjadi rekomendasi Muslimat kepada Pemerintah dan para stakeholder terkait. Dalam bahtsul masail di antaranya akan dibahas persoalan nikah sirri, khususnya terkait status anak dari pasangan nikah sirri. Kemarin, Mahkamah Konstitusi sudah memutuskan, anak yang lahir dari nikah sirri juga berhak mendapat akta kelahiran,” tandasnya.

Muslimat dalam Rakernas ini juga meneguhkan komitmen untuk bergerak meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia. “Melalui berbagai lembaga di bawah naungan Muslimat, dari Pendidikan Anak Usia Dini, Pondok Pesantren, Yayasan Yatim Piatu, Klinik hingga Rumah Sakit kita perkuat untuk mengabdi kepada masyarakat. Kita memiliki tanggungjawab besar untuk ikut meningkatkan kesejahteraan sosial,” imbuhnya. • amg

Baca juga

PENCEGAHAN TPPO: Sosialisasi pendidikan pencegahan tindak pidana perdagangan orang di Purwokerto, Jawa Tengah. | Foto: MNU Online

Cegah TPPO, 3 Hari Muslimat NU Gelar Sosialisasi di Purwokerto

MNU Online | PURWOKERTO – Selama tiga hari, 12-14 September 2018, Pimpinan Pusat (PP) Muslimat …

Watch Dragon ball super