Bukti Keberagaman, Non Muslim Jadi Dirigen Mars Muslimat NU

 KEBERAGAMAN: Warga Muslimat NU dan tokoh masyarakat serta agama Raja Ampat menghadiri peringatan isra' mi'raj. | Foto: MNU Online

KEBERAGAMAN: Warga Muslimat NU dan tokoh masyarakat serta agama Raja Ampat menghadiri peringatan isra’ mi’raj. | Foto: MNU Online

MNU Online | RAJA AMPAT – Sejarah tercipta di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Untuk kali pertama seorang non muslim secara sukarela menjadi dirigen mars Muslimat saat peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw dan Harlah ke-70 Muslimat NU di Gedung PKK Kota Waisai, salah satu distrik di Raja Ampat, Senin (16/5).

Subhanallah, ini menunjukkan pentingnya bersama-sama bergandengan tangan dengan seluruh lapisan masyarakat untuk menunjukkan keberagaman,” kata Khofifah.

Bahkan, lanjut Khofifah, ukhuwah wathaniyah (persaudaaran untuk mencintai tanah air) sudah diajarkan para kiai Nahdlatul Ulama (NU) sejak lama.

Dia mencontohkan pada 1935, para kiai NU berkumpul di Banjarmasin mencetuskan Darussalam, yakni negara yang damai, bukan Darul Islam. “Ini menunjukkan para kiai NU sejak lama sangat menjaga keberagaman,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga digelar deklarasi Laskar Narkoba. Khofifah mengajak masyarakat Raja Ampat untuk merenungkan bersama segala problem sosial di masyarakat yang sedang marak, terutama terkait narkoba dan kekerasan terhadap anak.

 DEKLARASI: Khofifah, tokoh masyarakat dan agama serta aparat Raja Ampat saat deklarasi Laskar Anti Narkoba. | Foto: MNU Online

DEKLARASI: Khofifah, tokoh masyarakat dan agama serta aparat Raja Ampat saat deklarasi Laskar Anti Narkoba. | Foto: MNU Online

“Perlu pencegahan secara bersama-sama untuk memastikan anak-anak kita menjauhi narkoba. Memonitor anak-anaknya dalam penggunaan handphone agar dipastikan tidak mengakses situs-situs porno yang menjadi stimulus terjadinya kekerasan seksual,” paparnya.

Dalam kondisi seperti ini skill orang tua menjadi sangat penting, untuk membangun manusia Indonesia yang berkualitas.

“Peran orang tua sangat penting untuk memberikan edukasi kepada anak-anaknya dengan memberikan contoh yang baik, termasuk rajin mengajak shalat” tambahnya.

Mengutip nasihat Sayyidina Ali bin Abi Thalib, ajaklah anak-anak bermain dengan permainan yang mencintai persaudaraan untuk membangun ukhuwah islamiyah. ♦ aks

Baca juga

SILATURAHIM PP MUSLIMAT NU-WAPRES: Silaturahim Pengurus PP Muslimat NU dengan Wapres Jusuf Kalla di Kantor Wapres Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (13/7). | Foto: MNU Online

Temui Wapres JK, Khofifah Sampaikan Keberhasilan Muslimat NU di Pilkada

MNU Online | JAKARTA – Ketua Umum PP Muslimat NU, Dra Nyai Hj Khofifah Indar …

Watch Dragon ball super