Festival Hijab & Busana Daur Ulang

Bukti Muslimat NU Tak Hanya Berjuang Lewat Majelis Taklim


BUKA FESTIVAL HIJAB: Hj R Ella M Giri, Muslimat NU berjuang di seluruh aspek kehidupan masyarakat. | Foto: PCMNU Tasikmalaya

MNU Online | TASIKMALAYA – Muslimat NU tak hanya bergerak dan berjuang di majelis taklim tapi di seluruh aspek kehidupan masyarakat. Salah satunya memanfaatkan bahan limbah menjadi bahan daur ulang yang bisa dimanfaatkan untuk busana muslimah.

Demikian dikatakan Ketua PW Muslimat NU Jawa Barat, Dra Hj R Ella M Giri Komala MM.Pd saat membuka festival hijab dan busana dari bahan daur ulang di Aula Ponpes Cipasung, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (15/1). Kegiatan dirangkai dengan deklarasi dan penandatanganan Laskar Anti Narkoba.

(Baca: Di Hadapan Warga Muslimat NU Jabar, Khofifah Tekankan Tradisi Gotong Royong)

Kegiatan hasil kerjasama PC Muslimat NU Tasikmalaya dengan Peduli Lingkungan Jabar tersebut dihadiri ketua PCNU Tasikmalaya, sejumlah anggota DPRD Jabar, Direktur Eksekutif Peduli Lingkungan Jabar Ir H MQ Iswara MSi serta 1.000 lebih jamaah Muslimat NU.

“Kegiatan ini di Jabar adalah yang pertama. Mudah-mudahan menjadi inspirasi bagi cabang lain sehingga semua cabang di Muslimat NU dapat memanfaatkan bahan limbah menjadi sesuatu yg bermakna dan bernilai ekonomi,” kata Ella.

“Kami berharap Direktur Peduli Lingkungan Jabar dapat juga bersama-sama dengan seluruh cabang yang ada di Jawa Barat.”


LIBATKAN SELURUH ELEMEN: Penandatanganan Laskar Anti Narkoba tak hanya dilakukan internal Muslimat NU, tapi seluruh elemen masyarakat. | Foto: PCMNU Tasikmalaya

Sedangkan Ketua PC Muslimat NU Tasikmalaya, Hj Euis Hasanah dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memacu kreativitas ibu-ibu dalam mengolah bahan daur ulang yang tidak menutup kemungkinan bernilai ekonomi tinggi.

“Sehingga memberikan peluang kepada ibu-ibu untuk meningkatkan penghasilan keluarga dan organisasi Muslimat NU yang kita cintai,” katanya.

(Baca: Ketua Muslimat NU Jabar Sosialisasi Bahaya Narkoba di Sesko TNI AD)

Selain itu, Euis berharap ibu-ibu memperoleh pengetahuan dan pengalaman tambahan dalam berbusana sehingga bisa tampil lebih cantik, menarik, artistik dan tetap memenuhi aturan syariat Islam.

“Kalau ibu-ibu tampil menarik, bapak-bapak di rumah lebih betah bersanding dengan ibu-ibu Muslimat NU di rumah masing-masing,” selorohnya.

Sedangkan Iswara berharap kerjasama ini tidak berhenti pada event festival saja, bahkan ibu-ibu Muslimat NU diharapkan menjadi duta lingkungan yang dapat menjaga lingkungan alam serta lingkungan keluarga dari bahaya narkoba.

“Kita tahu negara kita sudah darurat narkoba. Kalau bukan ibu-ibu Muslimat NU yang menjaganya, lalu siapa lagi?” katanya.• nani muharomah

Baca juga

GEBYAR SHALAWAT: Muslimat NU Klaten memperingati Hari Santri Nasional dengan mengadakan kegiatan Gebyar Shalawat Lomba Hadrah, Minggu (7/10). | Foto: PCMNU Katen

Muslimat NU Klaten Gebyar Shalawat Bareng 20 Anak Cabang

MNU Online | KLATEN – Memperingati Hari Santri Nasional, PC Muslimat NU Kabupaten Klaten, Jawa …

Watch Dragon ball super