Seminar & Deklarasi Laskar Anti Narkoba

Bupati Madiun: Kontribusi Muslimat NU Lebih dari ‘Sekadar’ Pengajian

 SEMINAR ANTI NARKOBA: PC Muslimat NU Kabupaten Madiun menggelar seminar anti napza yang dirangkai dengan Deklarasi Laskar Anti Narkoba dan peringatan Maulid Nabi, Rabu (28/12). | Foto: PCMNU Kabupaten Madiun

SEMINAR ANTI NARKOBA: PC Muslimat NU Kab. Madiun gelar seminar anti napza, dirangkai dengan Deklarasi Laskar Anti Narkoba dan peringatan Maulid Nabi. | Foto: PCMNU Kab. Madiun

MNU Online | MADIUN – Deklarasi Laskar Anti Narkoba semakin mempertegas manfaat kehadiran PC Muslimat NU di Kabupaten Madiun, Jawa Timur.  Terlebih selama ini dinilai banyak berkontribusi untuk masyarakat dan pemerintah daerah (Pemda).

Hal itu disampaikan Bupati Madiun, H Muhtarom S.Sos saat memberi sambutan dalam acara seminar bertajuk “Peran Ibu dalam Keluarga untuk Mencegah Penyalahgunaan Napza” yang dirangkai dengan Deklarasi Laskar Anti Narkoba dan peringatan Maulid Nabi di Ruang Rapat Graha Purbaya (BPKAD/Keuangan) Lantai II Gedung Pemkab Madiun, Rabu (28/12).

“Tak hanya dalam pembinaan masalah keagamaan seperti pengajian selapanan setiap Ahad yang dilaksanakan di 15 kecamatan, tahlilan maupun yasinan. Lebih dari, Muslimat NU telah memberikan kontribusi yang berarti dengan dibentuknya Laskar Anti Narkoba ini,” katanya.

Laskar Anti Narkoba, lanjut Muhtarom, selanjutnya diharapkan bisa bersinergi dengan Pemkab dan masyarakat untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

(Baca: Cegah Bahaya Narkoba, Ibu-ibu Diminta Teladani Semangat Juang Rasul)

Sementara itu Kepala BNN Kabupaten Nganjuk, AKBP Drs Agus Irianto yang hadir sebagai narasumber menyarankan PC Muslimat NU melakukan upaya preventif (bersifat pencegahan) mengingat Indonesia saat ini darurat narkoba.

“Indonesia sangat strategis untuk sasaran pasar narkoba karena wilayahnya terdiri dari beribu-ribu pulau. Terlebih BNN di Jatim baru ada di 15 kabupaten/kota atau baru 175 di seluruh Indonesia. Bahkan di Madiun belum terbentuk BNN,” paparnya.

Maka, tandas Agus, peran ibu selaku pendidik pertama dalam keluarga sangat penting untuk menjaga anak-anaknya.

“BNN siap 24 jam diundang sampai RT sekalipun tanpa kontribusi dari pengundang, khususnya dari Muslimat NU,” kata Agus yang disambut aplaus peserta seminar.• nur

Baca juga

WAKAF DAN HIBAH: Seminar tentang nadzir dan keterkaitannya dengan wakaf serta hibah. | Foto: PWMNU Semarang

Nadzir Tonggak Utama dalam Pengelolaan Wakaf dan Hibah

MNU Online | SEMARANG – PW Muslimat NU Jawa Tengah, dalam rangka Harlah ke-72 Muslimat …

Watch Dragon ball super