Home » WARTA »


Cegah Faham NII, Muslimat NU Ajak Perkuat Aswaja

bendera-niiMuslimat sebagai salah Badam Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama (NU) mengintruksikan kepada seluruh anggotanya untuk membentengi keluarga dari paham dan ideologi yang menyimpang.

Terlebih, akhir-akhir ini marak kasus yang menyebut kelompok Negara Islam Indonesia (NII). “Kami sudah mengintruksikan kepada seluruh anggota Muslimat agar membentengi keluarganya dari aliran-aliran yang merongrong NKRI, tidak hanya paham NII saja,” kata Masruroh Wahid, Ketua Muslimat NU Jawa Timur, Jumat (6/5).

Konkretnya, tegas dia, anggota Muslimat ditanamkan paham Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) yang selama ini menjadi paham di kalangan Nahdliyin. Menurut Masruroh, Aswaja tidak pernah memberikan doktrin yang melawan negara.


Menurut dia, yang terpenting anggotanya dididik agar menjadi muslim yang benar. Sementara bentuk negara adalah kesepakatan para pendiri bangsa dan NU terlibat dalam berdirinya Republik Indonesia.

“Kalau kita sudah sepakati bentuk NKRI dan dasarnya Pancasila ya itu yang harus kita jaga. Karena itu sudah ada kesepakatan para pendiri bangsa ini,” ungkap mantan Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur ini.

Masruroh mengungkapkan, hingga saat ini belum ada laporan keterlibatan Muslimat NU dalam kelompok NII. Namun demikan bukan berarti Muslimat lengah tapi harus lebih menanamkan Ideologi Aswaja ini di tingkatan keluarga. Untuk menangkal NII, tegas dia, tidak cukup dengan seminar-seminar ataupun menggelar pesantren kilat, tapi keluarga yang harus berperan mengawasi terutama anak-anak mudanya. “Aswaja solusinya,” pungkas Masruroh.okezone/mil

Baca juga

BERPULANG: Nyai Hj Aisyah Hamid Baidlowi binti KH Abdul Wahid Hasyim wafat) di Jakarta, Kamis (8/3). | Foto: NU Online

Nyai Aisyah Hamid Baidlowi, Mantan Ketum PP Muslimat NU Wafat

MNU Online | JAKARTA – Tepat di Hari Perempuan Internasional, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat …

Watch Dragon ball super