Peringatan Maulid Nabi di Ciniru

Cinta Rasul, Rela Iuran Naik Pick-up dan Lesehan di Bawah Pohon

 LESEHAN DI BAWAH POHON: Warga Muslimat NU yang tak kebagian tempat mengikuti Maulidan dengan lesehan di bawah pohon. | Foto: PCMNU Kuningan

LESEHAN DI BAWAH POHON: Warga Muslimat NU yang tak kebagian tempat mengikuti Maulidan dengan lesehan di bawah pohon. | Foto: PCMNU Kuningan

MNU Online | KUNINGAN – Daerah pegunungan dengan jalanan curam tak menyurutkan langkah warga Muslimat NU se-Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, untuk menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di Desa Pamupukan, Minggu (18/12).

“Lokasi Desa Pamupukan dipilih karena pas jadwal kegiatan yang bergilir setiap bulan,” tutur Ketua PAC Muslimat NU Ciniru, Hj Iin Sutinah S.Pd.

Untuk sampai di lokasi, warga Muslimat NU yang datang dari seluruh pelosok desa di Kecamatan Ciniru harus iuran untuk menyewa colt bak (pick-up). Bahkan saking cintanya kepada Rasulullah Saw, mereka yang tak kebagian tempat ikhlas berjam-jam mengikuti Maulidan dengan lesehan di bawah pohon.

(Baca: Khofifah: Warga Muslimat NU Jangan Gampang Viralkan Berita Fitnah)

Selain warga Muslimat NU, acara juga dihadiri Hj Ika Acep Purnama SE (istri bupati Kuningan). “Beliau ini selalu hadir apabila diundang oleh Muslimat NU, baik oleh PC maupun PAC,” tambah Hj Iin.

Selain itu, hadir pula pengurus TP PKK Kuningan, pengurus PC Muslimat NU Kuningan, camat Ciniru, ketua MUI, serta tokoh masyarakat dan Banom NU lainnya, Fatayat dan Ansor.

Acara dilengkapi dengan taushyiah Nyai Hj Juju Dodo Murtado, mubalighoh dari Pondok Pesantren Riyadul Huda, Kelurahan Winduhaji, Kuningan serta dimeriahkan bazar yang digelar PAC GP Ansor Ciniru.

 ORGANISASI YANG SOLID: Soliditas warga Muslimat NU se-Kecamatan Ciniru turut membantu perkembangan dan kebesaran organisasi.| Foto: PCMNU Kuningan

ORGANISASI YANG SOLID: Soliditas warga Muslimat NU se-Kecamatan Ciniru turut membantu perkembangan dan kebesaran organisasi.| Foto: PCMNU Kuningan

Hj Iin dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa bangga atas kesolidan warga Muslimat NU se-Kecamatan Ciniru. “Apalagi sekarang dalam setiap kegiatan didukung juga oleh Ansor dan Fatayat,” katanya.

Sementara Hj Juju lewat taushiyahnya mengatakan, peringatan Maulid Nabi dilaksanakan sebagai bentuk cinta pada Rasulullah Saw. “Suri teladan Rasulullah Saw hendaknya kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ajaknya.

(Baca: 3000 Warga Muslimat NU Hadir dengan Naik Angkot)

Ya, sudah tradisi, setiap Maulid Nabi seluruh PAC Muslimat NU di Kabupaten Kuningan selalu memperingatinya dengan beragam kegiatan seperti lomba kasidah, busana muslim hingga nasi liwet.

Di hari yang sama PAC Kadugede menggelar lomba nasi liwet dan PAC Hantara mengisi rangkaian acara Maulid Nabi dengan lomba kasidah. Sehari sebelumnya, Sabtu (17/12), PAC Nusaherang juga menggelar lomba nasi liwet.• dedeh asih

Baca juga

GEBYAR SHALAWAT: Muslimat NU Klaten memperingati Hari Santri Nasional dengan mengadakan kegiatan Gebyar Shalawat Lomba Hadrah, Minggu (7/10). | Foto: PCMNU Katen

Muslimat NU Klaten Gebyar Shalawat Bareng 20 Anak Cabang

MNU Online | KLATEN – Memperingati Hari Santri Nasional, PC Muslimat NU Kabupaten Klaten, Jawa …

Watch Dragon ball super