Seminar Gorontalo Bebas Napza

Ketua PW Gorontalo: Cegah Dari Bencana Sosial Jadi Bencana Kemanusiaan

 APRESIASI DARI BERBAGAI PIHAK: Seminar nasional Gorontalo Bebas Napza mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Sekdaprov. | Foto: PWMNU Gorontalo

APRESIASI DARI BERBAGAI PIHAK: Seminar nasional Gorontalo Bebas Napza mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Sekdaprov. | Foto: PWMNU Gorontalo

MNU Online | GORONTALO – Penyalahgunaan napza (narkotika, psikotropika dan zat adiktif) saat ini sudah menjadi bencana sosial. Jika tidak segera diambil langkah efektif maka bisa menjadi bencana kemanusiaan.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua PW Muslimat NU Gorontalo, Hj Mudrika Kolopita SE saat memberi pengantar dalam seminar nasional “Membangun Gorontalo Bebas Napza” di Ballroom Maqna Hotel, Kamis (15/12).

Seminar dibuka Sekdaprov Prof Dr Hj Winarni Monoarfa M.Si, diikuti 300 orang peserta terdiri dari perwakilan Muslimat NU se-Gorontalo (masing-masing cabang mengirim 10 orang), organisasi wanita, tokoh agama serta tokoh masyarakat.

Hadir pula Ketua MUI Kota Gorontalo yang juga perwakilan Komwil Alkhairaat Provinsi Gorontalo, Drs H Abdul Muin Mooduto serta Pembina Pondok Pesantren Alkhairaat Kota Gorontalo, KH Sarmada Inaku S.Ag.

(Baca: Bangun Gorontalo Bebas Napza, PW Muslimat NU Gelar Seminar Nasional)

Agar tak menjadi bencana kemanusiaan, lanjut Mudrika, PW Muslimat NU bersama Badan Narkotika Nasional Provinisi (BNNP) akan melakukan upaya pencegahan jangan sampai masyarakat mencoba membeli apalagi sampai mengkonsumsi napza.

“Upaya tersebut penting untuk menghentikan jalur perdagangan narkoba di Indonesia. Karena itu, sebagai organisasi wanita yang bersentuhan langsung dengan para remaja dan masyarakat, sangat perlu mengetahui bahaya dan efek napza,” paparnya.

“Khusus para remaja, perlu dibekali prinsip hidup untuk merubah masa depan bangsa dan negara yang lebih baik.”

Terlebih menghadapi dampak globalisasi, khususnya gelombang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). “Saya berharap, insyaallah Gorontalo yang kita cintai bersama ini bebas dan bersih dari napza,” katanya.

Sekdaprov Beri Apresiasi

 PESERTA SAMBUT ANTUSIAS: Peserta antusias mengikuti seminar nasional Gorontalo Bebas Napza. | Foto: PWMNU Gorontalo

PESERTA SAMBUT ANTUSIAS: Peserta antusias mengikuti seminar nasional Gorontalo Bebas Napza. | Foto: PWMNU Gorontalo

Sementara itu Sekdaprov dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap Muslimat NU Gorontalo atas pelaksanaan kegiatan pelayanan keumatan ini. “Kegiatan ini patut diapresiasi karena luar biasa manfaatnya,” katanya.

Sedangkan Kepala BNNP Gorontalo, Kombes Pol Sumarno S.Pd yang hadir sebagai narasumber dalam pemaparannya menyampaikan materi tentang kebijakan BNNP terhadap napza.

(Baca: Pasca Banjir, Bantuan Muslimat NU Gorontalo untuk Korban Tak Ikut Surut)

Narasumber lainnya, Ketua Asosiasi Rehabilitasi Narkoba se-Indonesia, dr Aisah Dahlan lebih menyoroti dampak penyalahgunaan napza dan cara penanggulangannya.

Kegiatan dan materi yang disampikan narasumber mendapat sambutan antusias dari peserta. Salah seorang peserta, Prof Dr Hj Astin Lukam M.Pd bahkan menyebut kegiatan ini sangat spektakuler.

“Kami sebagai peserta tak lupa menyampaikan terima kasih, karena kegiatan ini manfaatnya bisa dirasakan dalam kehidupan keluarga,” katanya.• doly hanani

Baca juga

GEBYAR SHALAWAT: Muslimat NU Klaten memperingati Hari Santri Nasional dengan mengadakan kegiatan Gebyar Shalawat Lomba Hadrah, Minggu (7/10). | Foto: PCMNU Katen

Muslimat NU Klaten Gebyar Shalawat Bareng 20 Anak Cabang

MNU Online | KLATEN – Memperingati Hari Santri Nasional, PC Muslimat NU Kabupaten Klaten, Jawa …

Watch Dragon ball super