Delapan Bulan, 300 Motivator KB Muslimat NU Sisir 135.067 Calon Akseptor

 LANGSUNG PRAKTIK: Peserta workshop story telling langsung mempraktikkan ilmu yang didapat selama kegiatan berlangsung. | Foto: MNU Online

LANGSUNG PRAKTIK: Peserta workshop story telling langsung mempraktikkan ilmu yang didapat selama kegiatan berlangsung. | Foto: MNU Online

MNU Online | SEMARANG – Apresisi tinggi patut diberikan untuk motivator KB (Keluarga Berencana) Muslimat NU. Catat baik-baik prestasinya! Dalam kurun waktu Januari hingga Agustus 2016, 300 motivator sukses melakukan sosialisasi terhadap 135.067 calon akseptor di lima kabupaten yakni Jakarta Timur, Jakarta Utara, Klaten, Cilacap dan Brebes.

Dari jumlah tersebut, sekitar 15 persen bersedia menggunakan KB dengan Metode Kontrasepsi Jangka Pajang (MKJP). Hal ini sangat diapresiasi Johns Hopkin Center for Communication Program (JHCCP) dan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jateng, bahkan akan dijadikan template pembukaan pelatihan di provinsi lain.

Alhamdulillah, Muslimat NU selalu memberikan inspirasi kepada pihak lain untuk berbuat lebih baik,” papar Ketua Pelaksana Program Pilihanku PP Muslimat NU, Hj Kusnia Nasser dalam kegiatan workshop story telling bertema ‘Merangkai Kata, Merajut Kisah’ di Hotel Santika Premiere Semarang, 22-24 Oktober.

(Baca: Dibekali Tablet, 300 Motivator Ajak Pengguna Medsos Aktif di Kegiatan KB)

Acara ini hasil kerjasama JHCCP dengan PP Muslimat NU dan BKKBN di bawah program Pilihanku. Peserta kegiatan yakni ibu-ibu anggota Muslimat NU sekaligus motivator KB dan tiga orang perwakilan BKKBN dari tiga kabupaten (Klaten, Brebes dan Cilacap). Total peserta 40 orang.

Kegiatan dimulai dengan materi bertema ‘Merangkai Kata, Merajut Kisah’. Pemateri story telling, Rani Andriani Koswara cukup piawai menyampaikan materi menulis. Kemampuannya dalam berkomunikasi membuat mudah dipahami peserta yang notabene berumur 40 tahun ke atas. Menariknya lagi, dalam sesi ini peserta tidak hanya mendapat materi tapi praktik menulis.

Selain materi menulis, peserta dibekali tips sederhana membuat foto agar lebih menarik yang disampaikan fotografer Yogi. Usai menerima materi, peserta terlihat greget untuk belajar berburu foto menarik sesuai angle (sudut pengambilan gambar).

(Baca: Pelatihan Selesai, Motivator KB Muslimat NU Langsung Sisir Calon Akseptor)

Sama dengan kegiatan menulis, di sesi ini peserta juga langsung raktik diminta membuat foto story alias menuliskan suatu cerita dilengkapi dengan foto-foto pendukung. “Dua keterampilan yang sangat luar biasa, tepat untuk dipadukan yaitu menulis dan memfoto,” tambah Kusnia.

Sebelumnya acara dibuka Ketua Pusat Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU (YKMNU), Hj Farida Salahuddin Wahid. Dia memberikan apresiasi luar biasa dan berharap agar peserta mengikuti workshop dengan khidmat dan semangat. Selanjutnya peserta diharapkan dapat mempraktikkan ilmu yang didapat dari kegiatan ini.

 ANTUSIAS: Materi materi fotografi membuat peserta antusias belajar berburu foto menarik sesuai angle. | Foto: MNU Online

ANTUSIAS: Materi materi fotografi membuat peserta antusias belajar berburu foto menarik sesuai angle. | Foto: MNU Online

Pribadi Terampil

Bagi ibu-ibu motivator KB, lanjut Kusnia, kegiatan pelatihan story telling sangat dibutuhkan. Selain terampil dalam bersosialisasi kepada masyarakat tentang KB, diharapkan juga terampil untuk menuangkan kisah-kisah inspiratif, unik, menarik selama menjadi motivator KB ke dalam tulisan yang dilengkapi dengan foto-foto pendukung yang nantinya dapat dinikmati masyarakat luas.

Seluruh peserta sangat berterima kasih kepada pihak JHU, Muslimat NU dan BKKBN yang telah memberikan wadah sebagai wujud nyata dalam meningkatkan kualitas para motivator KB. “Ibu-ibu motivator selalu mendambakan moment-moment luar biasa seperti ini,” terang Kusnia.

Di akhir materi nara sumber memberikan kenang-kenangan untuk tiga peserta terbaik yaitu Ibu Anis (Muslimat NU Klaten), Bapak Beni (BKKBN Brebes) dan Ibu Woro (Muslimat NU Klaten). • nisekapoor

 

Baca juga

PENCEGAHAN TPPO: Sosialisasi pendidikan pencegahan tindak pidana perdagangan orang di Purwokerto, Jawa Tengah. | Foto: MNU Online

Cegah TPPO, 3 Hari Muslimat NU Gelar Sosialisasi di Purwokerto

MNU Online | PURWOKERTO – Selama tiga hari, 12-14 September 2018, Pimpinan Pusat (PP) Muslimat …

Watch Dragon ball super