Halal bi Halal PCMNU Bojonegoro

Demi Muslimatan, Ikhlas Berpuluh Kilometer Naik Truk Terbuka


SEMANGAT MUSLIMATAN: Warga Muslimat NU yang tak lagi muda ini bersusah payah menaiki truk terbuka usai menghadiri halal bi halal PCMNU Bojonegoro. | Foto: MNU Online

MNU Online | BOJONEGORO – Usia Patmah tak lagi muda, 77 tahun. Dengan susah payah, dia berusaha naik truk terbuka usai menghadiri halal bi halal yang digelar PC Muslimat NU Bojonegoro di GOR Dabonsia Bojonegoro, Ngumpak Dalem, Dander, Minggu (30/7).

Patmah hadir di GOR Dabonsia sejak pagi, bersama ratusan warga Muslimat NU Kecamatan Tambakrejo. Mereka menempuh jarak 51 kilometer dengan truk terbuka. “Kaet isuk Nak, Muslimatan, urunan. (Datang sejak pagi, iuran untuk menyewa truk,” katanya.

(Baca: Kemandirian Warga Muslimat NU: Hadiri Pengajian, Iuran Bayar Ongkos Kendaraan)

Sekadar tahu, warga di desa lebih akrab menyebut “Muslimatan” untuk setiap acara yang digelar Muslimat NU. Entah itu pengajian umum, istighotsah, tahlil, manaqib, halal bi halal maupun Harlah.

Patmah bukan satu-satunya warga Muslimat NU lansia (lanjut usia) yang datang dengan naik truk terbuka untuk menghadiri halal bi halal, dirangkai dengan Harlah ke-71 dan pengukuhan Laskar Anti Narkoba di GOR Dabonsia.


IKHLAS DAN BAHAGIA: Berkilometer jarak dan terik matahari tak membuat warga Muslimat NU menyurutkan semangat untuk mencari ridha Allah Swt lewat Muslimatan. | Foto: MNU Online

Ribuan lansia lainnya juga datang dari 28 kecamatan. Selain truk terbuka sebagian di antara mereka naik pick-up (warga desa menyebut colt bak), angkot, serta transportasi umum lainnya dan rata-rata mereka iuran untuk menyewa transportasi tersebut.

Tapi mereka ikhlas datang berpuluh-puluh kilometer demi mencari ridha Allah Swt lewat Muslimat NU. “Ngaji ben dadi wong apik (Mengaji biar jadi orang baik),” katanya.

(Baca: Luar Biasa Kemandirian Muslimat NU, Hadiri Harlah Iuran Naik Pick-up)

Sebagian lainnya, selain mengaji juga ingin melihat langsung ketua umum mereka, Dra Nyai Hj Khofifah Indar Parawansa MSi, yang selama ini hanya dilihatnya di media atau sekadar cerita dari anggota Muslimat NU lainnya.

Karuan saja situasi ini membuat Khofifah terharu. Apalagi banyak warga Muslimat NU yang tidak bisa masuk GOR untuk mengikuti acara secara langsung, karena dari kapasitas 7.000 orang yang datang puluhan ribu.


NAIK PICK-UP: Selain truk terbuka, Warga Muslimat NU juga naik pick up untuk menghadiri halal bi halal PCMNU Bojonegoro. | Foto: MNU Online

Di sisi lain, Khofifah juga melihat langsung di sepanjang jalan ibu-ibu Muslimat NU banyak yang naik truk terbuka maupun pick up, karena sebelum hadir di GOR terlebih dahulu menghadiri acara di Ponpes Abu Dzarrin di Sumbertlaseh, Kecamatan Dender.

(Baca: Berjuang di Muslimat NU Terasa Ringan Berkat Ridha Keluarga, Terutama Suami)

“Tadi di sepanjang jalan, saya melihat ibu-ibu ternyata masih banyak yang naik pick-up untuk rawuh (datang) di Harlah ini. Mugi panjenengan (Semoga ibu-ibu semua) yang memiliki keikhlasan luar biasa akan dicatat Allah Swt sebagai amal jariyah,” katanya berkaca-kaca.

Khofifah juga menyampaikan terima kasihnya kepada semua warga Muslimat NU Bojonegoro. “Pimpinan ranting, Ancab, cabag, terima kasih atas ikhtiar semuanya. Saya melihat Muslimat NU di Bojonegoro ini membangun solidaritas yang luar biasa,” tandasnya.• nur

 

Baca juga

SILATURAHIM PP MUSLIMAT NU-WAPRES: Silaturahim Pengurus PP Muslimat NU dengan Wapres Jusuf Kalla di Kantor Wapres Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (13/7). | Foto: MNU Online

Temui Wapres JK, Khofifah Sampaikan Keberhasilan Muslimat NU di Pilkada

MNU Online | JAKARTA – Ketua Umum PP Muslimat NU, Dra Nyai Hj Khofifah Indar …

Watch Dragon ball super