Kegiatan Cabang

Di Penghujung Mei, Muslimat NU Karanganyar Gelar Tiga Kegiatan


WUJUD SYUKUR: Hj Suliyastuti (kiri) saat pemotongan tumpeng wujud syukur atas peresmian gedung PC dan pembukaan PAUD Muslimat NU. | Foto: PCMNU Karanganyar

MNU Online | KARANGANYAR – PC Muslimat NU Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah menggelar tiga kegiatan sekaligus di penghujung bulan Mei ini. Yakni peresmian gedung PC, pembukaan PAUD Muslimat NU tahun ajaran 2017-2018 serta pelantikan 11 Pimpinan Ranting di Desa Pendem, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar, Kamis (25/5).

Acara dihadiri sekitar 4.000 jamaah Muslimat NU dan tamu undangan. Hadir pula Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) serta sejumlah anggota DPRD. Kegiatan juga diisi pembacaan ratib al haddad bersama Habib Syeikh bin Nuh Al Haddad.

(Baca: Bentengi Aswaja, Warga Muslimat NU Karanganyar Dirikan Masjid)

Ketua PC Muslimat NU Karanganyar, Dra Hj Suliyastuti MM dalam sambutannya menyampaikan betapa penting penanaman pendidikan anak sejak kecil sebagai dasar dan bekal bagi kehidupan dewasa kelak.

“Khususnya pendidikan karakter dan agama baik akidah, ubudiyah dan amaliyah ahlussunnah wal jamaah ala annahdliyah,” katanya sambil mengutip mutiara kata: Belajar di waktu kecil bagai mengukir di atas batu, belajar di saat dewasa bagai mengukir di atas air.

Menurut Suliyastuti, fenomena degradasi akhlak dan berkembangnya paham radikal yang menyasar anak-anak saat dewasa akibat tidak kuatnya penanaman pendidikan semasa kecil.

(Baca: Metode Sadari, Cara Mudah Deteksi Kanker Payudara)

Karena itu, tambah Suliyastuti, peran Muslimat NU yang memberikan alternatif pendidikan usia dini merupakan solusi sebagai langkah preventif untuk membentengi ancaman radikalisme.

Sebab, di PAUD Muslimat NU anak dikenalkan berbagai amaliyah seperti ziarah kubur, yasinan, tawasul sampai istighotsah. Karena itu, pengurus dan jamaah Muslimat NU diwajibkan menyekolahkan putra-putrinya ke PAUD Muslimat NU dan selepaskan dimasukkan ke lembaga pendidikan ma’arif.


PELANTIKAN RANTING: Pelantikan 11 Pimpinan Ranting Muslimat NU Karanganyar di Desa Pendem, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar, Kamis (25/5). | Foto: PCMNU Karanganyar

“Mari, para orang tua bersama Muslimat NU harus mampu mencetak generasi yang mumpuni dan berakhlakul karimah karena anak merupakan investasi bagi orang tua, agama, bangsa dan negara,” tandas Suliyastuti.

(Baca: Tambah Income Keluarga sekaligus Kurangi ‘Aktivitas’ Ngerumpi)

Dalam Acara tersebut dilakukan pula pemotongan pita dan tumpeng sebagai tanda peresmian dan wujud syukur atas gedung baru dan pembukaan PAUD. Potongan tumpeng diberikan Suliyastuti kepada Nyai Hj Khafidhoh Umi Muqorrobin, ketua PAC Muslimat NU Mojogedang sekaligus pengelola PAUD.

Sementara itu Ketua MWCNU Mojogedang, KH Muqorrobin SPdI yang juga pengasuh Pondok Pesantren Al Falah dalam sambutannya menyampaikan kiprah NU selama ini dan NKRI menjadi harga mati bagi Nahdliyin. “Semoga Pancasila akan tetap jaya,” katanya.

Acara kian khidmat dengan mauidhoh khasanah yang disampaikan KH Masduki MPdI. Dia menyampaikan perlunya pemahaman hidup bernegara secara benar. Sama dengan Kiai Muqorrobin, Kiai Masduki juga menegaskan NKRI harga mati bagi NU.• nur

Baca juga

WAKAF DAN HIBAH: Seminar tentang nadzir dan keterkaitannya dengan wakaf serta hibah. | Foto: PWMNU Semarang

Nadzir Tonggak Utama dalam Pengelolaan Wakaf dan Hibah

MNU Online | SEMARANG – PW Muslimat NU Jawa Tengah, dalam rangka Harlah ke-72 Muslimat …

Watch Dragon ball super