Dibekali Tablet, 300 Motivator Ajak Pengguna Medsos Aktif di Kegiatan KB

cilacap__skata-2

APLIKASI SKATA: Beberapa orang pengurus PP Muslimat NU mencoba aplikasi Skata lewat tablet. | Foto: MNU Online

MNU Online | JAKARTA – Muslimat NU tak pernah berhenti berbenah diri, baik secara jamiyah maupun jamaah. Selain terus berusaha mendekatkan diri kepada Allah Swt melalui majelis pengajian, tahlil maupun istighotsah, juga meningkatkan kualitas jamaah agar ‘melek teknologi’.

Lewat kerjasama dengan John Hopkins Center of Communication Programs (JHCC) serta Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), PP Muslimat NU — dalam hal ini Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU (YKMNU) — melakukan pelatihan motivator Keluarga Berencana (KB) di lima kabupaten/kota: Klaten, Cilacap, Brebes, Jakarta Timur dan selanjutnya di Jakarta Utara.

Pelatihan yang digelar yakni mengenalkan sosialisasi program KB Muslimat NU dengan media sosial (medsos) lewat aplikasi “Skata”. Aplikasi yang dapat diunduh gratis di Google Play dan App Store ini untuk menjangkau masyarakat dengan informasi akurat tentang KB melalui pemanfaatan teknologi dalam jaringan dan medsos.

Masyarakat dapat memperoleh informasi tentang perencanaan keluarga lewat artikel yang ditulis para ahli, serta mendapatkan informasi lokasi layanan kesehatan. Di sejumlah daerah, ada beberapa data bidan dan layanan kesehatan yang telah terekam di Skata.

Lewat aplikasi ini pula masyarakat akan mendapat penjelasan mendetail tentang masing-masing metode kontrasepsi seperti IUD dan implan. Selain itu metode kontrasepsi jangka panjang yang memberikan perlindungan 3-12 tahun yang dapat dihentikan pemakaiannya sewaktu-waktu.

Para motivator KB yang terdiri dari 300 orang akan diberi sebuah tablet berisikan beberapa informasi dari Skata.

“Dengan Skata Medsos kader Muslimat NU yang aktif di kegiatan KB dapat mengajak teman, saudara maupun orang-orang yang aktif menjadi pengguna media sosial,” kata Arief Mochammad dari JHCC Jakarta.

Dikatakan Arief, medsos yang sudah teramat dekat dengan hampir setiap keluarga pengguna smartphone menjadi target agar program keluarga dapat terencana dengan baik. Salah satunya medsos dapat memberikan informasi tentang pentingnya KB.

“Dengan program Medsos Skata ini dengan mudah kita dapat mengakses berbagai informasi tentang KB. Bahkan bisa saling berbagai atau memberikan jawaban atas pertanyaan yang mungkin tidak mudah untuk dijelaskan,” bebernya.

“Advokasi yang diberikan JHCC kepada Muslimat NU, salah satunya adalah pemberian tablet tersebut dan diharapkan akan ada peningkatan anggota KB di kabupaten/kota,” tambahnya. ♦ win

Baca juga

BERPULANG: Nyai Hj Aisyah Hamid Baidlowi binti KH Abdul Wahid Hasyim wafat) di Jakarta, Kamis (8/3). | Foto: NU Online

Nyai Aisyah Hamid Baidlowi, Mantan Ketum PP Muslimat NU Wafat

MNU Online | JAKARTA – Tepat di Hari Perempuan Internasional, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat …

Watch Dragon ball super