Digelar Bareng HAN, Halal bi Halal PP Muslimat NU Berlangsung Ceria

han___2

AJAK BAHAGIAKAN ANAK: Khofifah mengajak para orang tua agar melindungi dan membahagiakan anak-anaknya. | Foto: MNU Online

MNU Online | JAKARTA – Pengurus Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU menggelar Halal bi Halal dan Rapat Pleno VIII Periodik VII di Pusdiklat Kemensos, Margaguna, Jakarta, Sabtu (23/7).

Halal bihalal dihadiri jajaran pengurus PP Muslimat NU, PW Muslimat NU se-Jabodetabek, Jawa Barat dan Lampung beserta para jamaah majelis taklimnya.

Hadir pula mitra kerja yang selama ini bekerjasama dengan PP Muslimat NU dalam berbagai program sosial, di antaranya Dirut PT Telkomsel, Ririek Adriansyah; Direktur Perum Bulog, Fadzrie Sentosa; Dirut PT NUM, Andrew Tani serta perwakilan beberapa kementerian.

Momentum halal bihalal ini digelar bersamaan dengan HAN (Hari Anak Nasional) sehingga acara semakin meriah dan ceria dengan kehadiran anak-anak dari lokasi TPA (tempat pembuangan akhir) Bantar Gebang dan Tanah Abang serta Arya Permana (10), bocah dengan obesitas ekstrem asal Karawang, Jawa Barat.

han___1

HARI ANAK NASIONAL: Anak-anak turut diundang dalam acara halal bihalal PP Muslimat NU yang digelar bersamaan dengan HAN. | Foto: MNU Online

“Ini merupakan bentuk sapaan Muslimat NU untuk anak-anak di seluruh Indonesia,” kata Ketua Umum PP Muslimat NU yang juga Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa.

Dia mengingatkan ada dua hal yang harus dilakukan orang tua terhadap anak-anaknya. “Lindungi dan bahagiakan anak-anak kita. Hal ini mudah diucapkan, tetapi tidak mudah untuk dilakukan,” ujarnya.

Anak-anak yang datang disuguhi hiburan boneka Kak Irman dan beberapa bingkisan. Tak lupa Arya juga mendapatkan bingkisan perlengkapan belajar agar semakin bersemangat untuk bisa menurunkan berat badannya dan kembali ke bangku sekolah.

“Kami berharap, anak-anak tidak pernah berhenti bermimpi dan menatap masa depan yang lebih baik,” kata Khofifah.

Selain itu, Khofifah juga mengingatkan agar orang tua tidak terlalu memaksakan kehendak kepada anak. Dengan demikian, anak tak terlalu dituntut untuk sesuai dengan pola pikir orang tua.

“Beri mereka ruang untuk mengekspresikan diri dan menjadi seperti yang mereka inginkan, tidak dipaksakan,” tandasnya.

Tak hanya anak-anak, PP Muslimat NU juga memberikan penghargaan khusus kepada sejumlah anak berprestasi disamping kepada para guru dan kepala sekolah. ♦ lul/nhp/fmi

Baca juga

PENCEGAHAN TPPO: Sosialisasi pendidikan pencegahan tindak pidana perdagangan orang di Purwokerto, Jawa Tengah. | Foto: MNU Online

Cegah TPPO, 3 Hari Muslimat NU Gelar Sosialisasi di Purwokerto

MNU Online | PURWOKERTO – Selama tiga hari, 12-14 September 2018, Pimpinan Pusat (PP) Muslimat …

Watch Dragon ball super