Yang Tersisa dari Rapimnas Muslimat NU

‘Ditakuti’ Kades, Ibu-ibu Muslimat NU Lebih Pas Kawal Dana Desa


KAWAL DANA DESA: Eko Putro Sandjojo, bakal libatkan ibu-ibu Muslimat NU kawal dana desa. | Foto: MNU Online

MNU Online | JAKARTA – Ruang dakwah dan perjuangan ibu-ibu Muslimat NU bakal semakin luas. Terbaru, Muslimat NU akan dilibatkan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Eko Putro Sandjojo untuk mengawal dana desa.

Peran apa yang bisa diambil Muslimat NU? “Sekarang di desa masih banyak yang belum melakukan ketentuan UU, misalnya setiap desa diwajibkan membuat baliho laporan rencana dan realisasi dari penggunaan dana desa, nyatanya masih banyak yang belum,” kata Eko saat Rapimnas Muslimat NU di Sentul, Bogor.

Kalau warga Muslimat NU ikut membantu mengingatkan kepala desa, nanti akan dibuatkan semacam task force. Gugus tugas dipimpin Muslimat NU dengan pembiayaan dari Kemendes.

(Baca: Mendes: Saya Jadi Menteri karena NU, Harus Bermanfaat untuk NU)

“Kan biasanya ibu-ibu lebih ‘galak’. Kalau kita pakai pendamping desa nggak efektif karena masih muda-muda, dimarahi kepala desa saja takut. Tapi kalau ibu-ibu Muslimat NU insyaallah Kades nggak ada yang berani memarahi, bisa kualat,” paparnya.

Tak sekadar mengawal dana desa, Eko Putro juga meminta Muslimat NU turut menyosialisasikan pada masyarakat bahwa setiap desa tahun ini mendapat bantuan dari pusat antara 750-900 juta.

“Masyarakat harus tahu itu. Dengan leadership dari ibu-ibu Muslimat NU yang ikut mengawasi, sehingga Kades bisa mengaplikasikan dana desanya untuk pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan ibu-ibu,” paparnya.

“Kita juga punya PAUD, Polindes. Kalau bisa Muslimat NU berperan aktif dan bikin task force kira-kira perannya bagaimana di PAUD dan Polindes. Polindes itu diharapkan kalau belum punya dokter,  paling tidak ada program kesehatan yang bisa dilakukan misalnya bagaimana cara merawat balita yang benar. Itu butuh peran ibu-ibu,” tambahnya.• nur

DANA DESA DARI TAHUN KE TAHUN

2015 – Rp 20,8 Triliun
2016 – Rp 46,96 Triliun
2017 – Rp 60 Triliun
2018 – Rp 120 Triliun
Sumber: Kemendes PDTT

 

Baca juga

PENCEGAHAN TPPO: Sosialisasi pendidikan pencegahan tindak pidana perdagangan orang di Purwokerto, Jawa Tengah. | Foto: MNU Online

Cegah TPPO, 3 Hari Muslimat NU Gelar Sosialisasi di Purwokerto

MNU Online | PURWOKERTO – Selama tiga hari, 12-14 September 2018, Pimpinan Pusat (PP) Muslimat …

Watch Dragon ball super