Dialog Keumatan PCMNU Jember

Era Global, Makin Sedikit Orang Tua yang Jadi ‘Madrasah’ bagi Anaknya

 INGATKAN PERAN ORTU: Dialog keumatan yang digelar PC Muslimat NU Jember membahas peran penting orang tua dalam mendidik anak. | Foto: PCMNU Jember

INGATKAN PERAN ORTU: Dialog keumatan yang digelar PC Muslimat NU Jember membahas peran penting orang tua dalam mendidik anak. | Foto: PCMNU Jember

MNU Online | JEMBER – Al ummu madrasatul ula. Ibu adalah sekolah pertama sebelum anak mengenal pendidikan yang lain. Bahkan sejak di dalam rahim peran ibu-lah yang menentukan karakter anak.

Maka, jika seorang ibu bisa menyiapkan pendidikan anak-anaknya dengan baik, berarti dia sudah menyiapkan generasi terbaik untuk masa depan.

Hal itu dituturkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jember, Prof Dr H Abd Halim Soebahar MA dalam acara Forum Komunikasi PC Muslimat NU Jember, Maulid Nabi Muhammad Saw serta Dialog Keumatan di Masjid Mohammad Cheng Ho, Sabtu (24/12).

Namun yang terjadi saat ini, lanjut Prof Halim, justru lebih banyak orang tua yang menyerahkan pendidikan pada lembaga formal ketimbang menjadi ‘madrasah’ bagi putra-putrinya.

(Baca: PAC Arjasa Raih Penghargaan dari Kemenko PMK dan SAPDA)

“Jangan-jangan kita juga termasuk yang lebih banyak menyerahkan pendidikan anak hanya pada lembaga pendidikan formal, ketimbang meluangkan waktu dalam mengawal mereka,” katanya.

Padahal, tambah Prof Halim, lembaga pendidikan formal terkadang tak mampu membendung pengaruh global.

Dia mencontohkan, anak yang lebih banyak diam di kamar belum bisa dikatakan aman dari pengaruh luar karena kesendiriannya malah membuat jaringan dengan dunia luas lewat internet di ponselnya.

“Terkadang dia juga tidak tahu dengan siapa bergaul dan siapa yang dijadikan teman (di dunia maya, red),” katanya.

Akibatnya seks bebas menjadi fenomena yang semakin memprihatinkan. Dalam catatan Prof Halim, data anak yang melakukan hubungan bebas pra nikah di Jatim mencapai 42 persen. Sementara di Jawa Tengah 72 persen dan Jawa Barat serta DKI Jakarta 80 persen.

Sambutan Hangat

 SAMBUTAN ANTUSIAS: Peserta dialog yang terdiri dari pengurus IGTKMNU, cabang dan anak cabang aktif sesi tanya jawab. | Foto: PCMNU Jember

ANTUSIAS: Peserta dialog yang terdiri dari pengurus IGTKMNU, cabang dan anak cabang aktif sesi tanya jawab. | Foto: PCMNU Jember

Dialog bertajuk Peran Perempuan sebagai Benteng Ketahanan Keluarga dan Negara ini mendapat sambutan antusias dari peserta yang terdiri dari pengurus IGTKMNU, cabang dan anak cabang.

Mereka begitu aktif dalam sesi tanya jawab. Selain bertanya seputar materi dialog yang disampaikan narasumber juga terkait fatwa yang dikeluarkan MUI belakangan ini.

(Baca: Gerakan Cinta Al Qur’an: Dipandu Ketua PC, Satu Hari Wajib Baca Satu Juz)

Sementara itu H Totok yang mewakili takmir Masjid Cheng Ho dalam sambutannya menyampaikan apresiasi pada Muslimat NU yang memilih menggunakan masjid untuk tempat kegiatan keagamaan dan keilmuan.

Sekadar tahu, masjid ini pernah dihadiri Menteri Sosial yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa dalam acara nikah massal. Bahkan baru-baru ini dilaksanakan prosesi mualaf 20 keluarga yang masuk Islam.

Sedangkan Ketua PC Muslimat NU Jember, Dra Nyai Hj Emi Kusminarni menyatakan acara dialog keumatan akan terus dilakukan untuk mendapatkan informasi dan ilmu dari sumber kompeten. Bukan sebatas copy paste berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Alhamdulillah di acara dialog keumatan ini, PC Muslimat NU Jember juga mengelar penggalangan dana peduli korban gempa Aceh. Terkumpul dana sementara Rp 9.445.000,” ungkap Nyai Emi.• nur

Baca juga

Muslimat NU Kota Kediri Sambut Antusias Pelatihan Kebencanaan

MNU Online | KEDIRI – 100 anggota Muslimat NU Kota Kediri mengikuti kegiatan Penyebaran Informasi …

Watch Dragon ball super