Home » WARTA »


Fauzi Bowo Resmikan Klinik Hemodialisis Muslimat NU

klinik

JAKARTA-Dalam rangka meningkatkan pengabdian kepada umat di bidang kesehatan, Muslimat NU mendirikan Klinik Hemodialisis Muslimat NU Cipta Husada 2, di jalan Langit-langit Kampung Ambon Jakarta Timur.

Klinik cuci darah ini merupakan cabang dari klinik Hemodialisis yang telah ada sebelumnya di jalan Hang Tuah Jakarta Selartan. Peresmian Klinik ini dilakukan oleh Gubernur DKI, Fauzi Bowo, Senin (17/9).

 

Acara peresmian ini dihadiri oleh Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, Ketua Dewan Pembina Yayasan Kesejahteraan Muslimat Aisyah Hamid Baidlowi dan sejumlah jajaran pengurus PP Muslimat, pengurus Yayasan Kesejahteraan Muslimat, serta masyarakat sekitar.


Ketua Panitia peresmian, Farida Salahuddin Wahid, mengatakan, Klinik di Hang Tuah sudah tidak mampu lagi menampung jumlah pasien yang terus bertambah, sehingga perlu didirikan Klinik Hemodialisis di Jakarta Timur.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pendirian Klinik Hemodialisis ini merupakan bagian dari ikhtiar Muslimat NU dalam melayani umat. “Kalau kualitas layanan tidak mumpuni, maka layanan kepada masyarakat tidak akan maksimal”, kata Khofifah.

Karena itu, ia berharap agar Klinik ini terus meningkatkan kualitas pelayanannya dan meminta supaya pemerintah ikut mendukung. “Kalau bapak (gubernur) menyiapkan rumah sakit, kami yang menyiapkan kliniknya”, kata Khofifah.

Sambil bercanda, Menteri Pemberdayaan Perempuan era Gus Dur ini berpesan agar pemerintah mengatur provider layanan kesehatan masyarakat. “Ketika layanan Rumah Sakit digratiskan, maka swasta jadi gugup,” kata Khofifah disambut tawa hadirin.

Khofifah menambahkan, kondisi tersebut justru memacu Muslimat NU untuk bisa berkompetisi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Semoga ikhtiar ini dimudahkan oleh Allah SWT,” katanya.

Sementara Gubernur DKI Fauzi Bowo dalam sambutannya mengatakan, aset yang dimiliki oleh Muslimat NU bisa dibilang luar biasa. Ia pun berharap klinik yang baru dibuka tersebut bisa memberikan pelayanan yang baik kepada warga Jakarta.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa tingkat kesehatan warga Jakarta relatif cukup baik dengan indikator angka harapan hidup penduduk DKI Jakarta tertinggi di Indonesia, yakni usia harapan hidup wanita 78 tahun dan pria 74,6 tahun.

Pada kesempatan tersebut, Fauzi Bowo juga menjawab kritik Ketua Umum PP Muslimat NU dengan berjanji akan memverivikasi kemana pasien harus berobat. ”Kalau semua pasien miskin berobat ke Puskesmas tentunya menjadi tidak sehat, karena itu tidak perlu ada layanan Hemodialisis (cuci darah) di Puskesmas. Biarlah itu provider lain yang melengkapi,” katanya.

Klinik Hemodialisis ini merupakan satu dari 78 pusat layanan kesehatan yang dimiliki oleh Muslimat NU. Di bawah koordinasi Yayasan Kesejahteraan Muslimat (YKM), Muslimat NU telah mendirikan 78 pusat layanan kesehatan, baik berupa rumah sakit, rumah sakit bersalin, rumah sakit anak dan bunda, maupun klinik yang tersebar di seluruh Indonesia.

Perlu diketahui, Muslimat NU memiliki beberapa yayasan yang merupakan aset luar biasa sebagai ujung tombak perjuangan Muslimat NU dalam memberikan pelayanan dan pengabdian kepada umat. Yayasan tersebut diantaranya Yayasan Kesejahteraan Muslimat (YKM), Yayasan Pendidikan Muslimat (YPM), Yayasan Himpunan Da’iyah dan Majlis Taklim (Hidmat NU) dan Induk Koperasi Annisa (Inkopan).

Dalam kiprahnya, YKM selain memiliki rumah sakit dan klinik, juga memiliki 104 panti asuhan. Sementara Yayasan Pendidikan Muslimat (YPM) memiliki lebih dari 9800 Taman Kanak-Kanak dan Raudlotul Athfal (TK/RA), 14350 Taman Pendidikan Qur’an, 4600 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 1500 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan 2223 Kelompok Bermain (KB).

Sedangkan Yayasan Hidmat NU memiliki 56.000 majelis taklim yang tersebar di seluruh Indonesia, Inkopan memiliki 144 Koperasi Primer An-Nisa yang telah berbadan hukum, dan tempat Pelayanan Anggota Koperasi (TPAK) sebanyak 355.
Selain itu, Muslimat NU juga memiliki 10 Balai Latihan Kerja (BLK), serta yayasan yang khusus menangani jamaah haji , yaitu Yayasan Haji Muslimat NU (YHM), dan memiliki 146 Kelompok Bimbingan Ibadah Haji.Ariyana Wahidah

Baca juga

Khofifah: Jangan Biarkan Investasi Akhirat Tergerus Lewat Handphone

MNU Online | TANGSEL – Ketua Umum PP Muslimat NU, Dra Nyai Hj Khofifah Indar …

Watch Dragon ball super