Halal bi Halal Muslimat PPU Dibanjiri Massa

MNU Online | PENAJAM-Sebanyak 250 orang ibu-ibu yang tergabung dalam pengajian Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menghadiri halal bihalal di Masjid Darul  Muhajirin, Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu, Minggu (18/9) lalu. Acara yang dirangkai pengajian rutin Muslimat NU ini berlangsung meriah, sehingga ruangan masjid dipenuhi massa.

Plh Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten PPU Hj Jumaisah yang juga ketua pengajian Muslimat NU PPU mengatakan, kegiatan ini digelar dalam rangka meningkatkan silaturahim di antara anggota pengajian Muslimat.

Kegitan ini juga sebagai sarana untuk mengingat kembali kegiatan ibadah pada bulan suci Ramadan agar dapat dipertahankan pada bulan berikutnya.
Diharapkan pula agar seluruh umat Islam, terutama anggota Muslimat NU dapat berbuat jujur dalam melakukan aktivitas, karena kejujuran merupakan salah satu kunci kesuksesan.

”Kejujuran yang kita dapatkan pada bulan puasa agar dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan di bulan-bulan lainnya, sehingga kita menjadi orang yang meraih ketaqwaan kepada Allah Swt,” ungkapnya.

Ia juga meminta kepada anggota Muslimat agar tak mudah berburuk sangka kepada orang lain, karena dapat menimbulkan perselisihan. Selain itu, berburuk sangka merupakan perbuatan tercela yang dilarang oleh agama.

”Melalui kegiatan ini diharapkan agar budaya saling minta maaf dapat dilestarikan, dan tak mudah menyampaikan sesuatu yang tak pasti kebenarannya,” pesanya.
Sementara itu, Kepala Desa Sebakung Jaya Muharis mengatakan, kegiatan pengajian merupakan upaya dalam rangka meningkatkan tali silaturahim di antara sesama. ”Kami merasa bersyukur, dengan kegiatan yang cukup ramai ini dapat bertemu saling bermaafan,” kata Muharis.

Ceramah halal bihalal yang disampaikan Ustad Iwan Abdullah dari kota Balikpapan mengimbau seluruh umat muslim agar senantiasa menjaga iman dan Islam dengan memperbaiki hubungan harmonis di antara sesama manusia maupun hubungan dengan pencipta alam semesta.

“Kita harus intropeksi diri selama dua minggu pasca bulan Ramadan lalu, apakah kita masih menjalankan ibadah, seperti pada bulan tersebut, karena memperoleh pridikat taqwa, umat Islam harus dapat menjalankan perintah-Nya dengan baik,” paparnya.

Acara dihadiri anggota pengajian Al-Hidayat PPU, Ketua Muslimat Kota Balikpapan Hj Kasriyah yang juga anggota DPRD Kaltim, Ketua Pengajian Al-Muhibbin Hj Sandra Puspadewi, dan beberapa pegawai pemerintah Kecamatan Babulu. (balikpapan pos/mil)

Baca juga

GEBYAR SHALAWAT: Muslimat NU Klaten memperingati Hari Santri Nasional dengan mengadakan kegiatan Gebyar Shalawat Lomba Hadrah, Minggu (7/10). | Foto: PCMNU Katen

Muslimat NU Klaten Gebyar Shalawat Bareng 20 Anak Cabang

MNU Online | KLATEN – Memperingati Hari Santri Nasional, PC Muslimat NU Kabupaten Klaten, Jawa …

Watch Dragon ball super