PC Muslimat NU Kota Banjar

Harga Cabai Mahal, Rangkaian Harlah Diwarnai Penyuluhan Pertanian


PERINGATAN HARLAH: Ketua PC Muslimat NU Kota banjar, Dra Hj Imas Wahidah M.Ag menyampaikan sambutan saat peringatan Harlah ke-71 Muslimat NU. | Foto: PWMNU Jabar

MNU Online | BANJAR – Beragam kegiatan digelar PC Muslimat NU Kota Banjar, Jawa Barat, dalam memperingati Harlah ke-71 Muslimat NU di Gedung Banjar Indah (GBI), Minggu (19/3). Menariknya, ada penyuluhan pertanian di rangkaian peringatan Harlah. Mengapa?

“Biar kita, para ibu, tahu betul mahalnya harga cabai dan kebutuhan pokok lainnya. Karena itu bagaimana ibu-ibu Muslimat NU memanfaatkan lahan yang ada untuk menanam tanaman yang dibutuhkan sehari-hari,” terang Ketua PC Muslimat NU Kota banjar, Dra Hj Imas Wahidah M.Ag.

PC Muslimat NU Banjar, lanjut Hj Imas, memandang perlu adanya penyuluhan pertanian agar ibu-ibu paham bagaimana memanfaatkan dan menanan tanaman yang benar, “Sehingga bisa memenuhi kebutuhan keluarga akan sayuran dan bumbu yang sederhana,” katanya.

(Baca: Minta Hadiah Al Fatihah, Bukti Kasat Narkoba Warga NU)

Selain penyuluhan pertanian, kegiatan juga diwarnai dengan penyuluhan kespro (kesehatan reproduksi). “Agar ibu-ibu paham bagaimana merawat alat reproduksinya, sehingga tercipta perempuan yang sehat dan suami betah di rumah,” katanya yang disambut apalaus dan tawa hadirin.

Sedangkan kegiatan lainnya yang menjadi rangakain Harlah yakni deklarasi Laskar Anti Narkoba (LAN) serta Tasmi’ (memperdengarkan hafalan) Akbar Al Qur’an 30 Juz.

Puncak peringatan Harlah dihadiri Kabag Kesra, Drs H Kaswad MPdI yang mewakili Wali Bota Banjar Dr Hj Ade Uu Sukaesih MSi, jajaran PCNU Kota Banjar, PW Muslimat NU Jawa Barat, ormas perempuan lainnya serta sekitar 1.000 jamaah dari penjuru Kota Banjar.

Tonggak Bangsa


ANTUSIAS: Ribuan jamaah menghadiri peringatan Harlah yang digelar PC Muslimat NU Kota Banjar di Gedung Banjar Indah (GBI), Minggu (13/3). | Foto: PWMNU Jabar

Sementara itu Ketua PCNU Kota Banjar, KH Lili Hasanudin menyambut baik kegiatan ini karena Muslimat NU adalah salah satu tonggak bangsa. “Kalau keluarga Muslimat NU baik, insyaallah bangsa ini baik,” katanya.

Saat ini, menurut Kiai Lili, moral bangsa sedang dipertaruhkan dengan maraknya peredaran serta penyalahgunaan narkoba, pelecehan seksual maupun darurat pornografi. “Nah, yang bisa mencegah hal tersebut adalah ibu-ibu Muslimat NU,” katanya.

(Baca: Bangun Silaturahim dengan Kapolres Lewat Diskusi Ringan)

Ini karena ibu-ibu Muslimat NU, tambah Kiai Lili, tak hanya dibekali ajaran agama tapi secara organisasi mendapat pengetahuan terkait bahaya narkoba, salah satunya lewat gerakan Laskar Anti Narkoba.

“Saya lihat belum ada ibu-ibu lain yang melakukan ini kecuali Muslimat NU,” tandasnya.• nani muharomah

Baca juga

Muslimat NU Kota Kediri Sambut Antusias Pelatihan Kebencanaan

MNU Online | KEDIRI – 100 anggota Muslimat NU Kota Kediri mengikuti kegiatan Penyebaran Informasi …

Watch Dragon ball super