Imam Besar Masjid New York: Muslimat NU Lakukan Banyak Kemanfaatan

ustadz-shamsi-ali
Ustadz Muhammad Shamsi | Foto: Istimewa

MNU Online | MAKASSAR – Pelantikan pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat NU Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2016-2021 di Auditorium KH Muhyiddin Zein Universitas Islam Makassar, Minggu (31/7), berlangsung meriah karena dirangkai dengan acara Halal bi halal.

Halal bi halal diisi dengan ceramah Imam Besar Masjid New York, Ustadz Muhammad Shamsi Ali PhD. Dalam ceramahnya dia menuturkan, Muslimat NU terbukti telah melakukan banyak hal bagi kemanfaatan dan kemajuan bangsa Indonesia.

Ustadz Shamsi Ali juga mengaku bangga karena perempuan di Indonesia saat ini sudah menempati posisi yang mulia. “Bukan lagi kaum marjinal,” katanya.

Dia juga menekankan agar umat Islam di Indonesia terus berusaha keras agar dapat sejajar dengan bangsa lain. “Usaha ini haruslah dimulai dari sekarang,” katanya.

Sementara Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa mengajak semuanya untuk melakukan penguatan dalam berbagai hal, termasuk dalam bershalawat agar tak sekadar dibaca.

“Apakah di antara kita, termasuk saya, ketika kita membaca shalawat hati dan pikiran kita langsung tertuju pada Rasulullah Muhammad Saw?” katanya.

Kita begitu banyak membaca doa, tapi sering mengabaikan amalan dari Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari.”

Khofifah lantas menuturkan pengalamannya ketika menghadiri majelis maulidul rasul di suatu tempat. Saat mahallul qiyam (berdiri ketika shalawat dibacakan) dia melihat seorang ibu nyai selalu pingsan.

“Sembilan kali saya menghadiri majelis maulidul rasul itu dan saya lihat beliau selalu pingsan. Ketika saya tanya kenapa ibu nyai selalu pingsan? Beliau menjawab seolah-olah melihat Rasulullah selalu hadir waktu kita membaca shalawat nabi,” katanya.

“Jadi nggak perlu membuat majelis maulidul rasul dengan menetesi parfum agar wangi. Kalau Rasul hadir, malaikat hadir, maka sudah wangi dengan sendirinya,” tambahnya.

Khofifah juga mengingatkan agar warga Muslimat NU tak melupakan mabda’ siyasi (pondasi) Nahdlatul Ulama, termasuk dalam membaca amalan-amalan.

“Apakah pimpinan NU, lajnah, Banom, termasuk Muslimat NU, kita ini begitu banyak membaca bermacam-macam doa, mulai minta supaya sehat, rezeki banyak hingga anak saleh-salihah, tapi sering mengabaikan amalan dari Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari.”

“Ada banyak ijazah/amalan dari Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari. Tapi saya tak melihat banyak di antara kita yang mengamalkan atau mungkin memang belum mendapat ijazah tersebut,” tambahnya. ♦ lul/jey

Baca juga

PENCEGAHAN TPPO: Sosialisasi pendidikan pencegahan tindak pidana perdagangan orang di Purwokerto, Jawa Tengah. | Foto: MNU Online

Cegah TPPO, 3 Hari Muslimat NU Gelar Sosialisasi di Purwokerto

MNU Online | PURWOKERTO – Selama tiga hari, 12-14 September 2018, Pimpinan Pusat (PP) Muslimat …

Watch Dragon ball super