Inkopan Muslimat NU Diminta Lakukan Kampanye Sadar Koperasi

kecil

PENYUSUNAN RENCANA KERJA: Rapat anggota biasa PRK/RAPB 2011 Inkopan Muslimat NU di Hotel Blue Sky, Jakarta, Kamis (16/12). | Foto: MNU Online

MNU Online | JAKARTA – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) akan mencanangkan gerakan masyarakat sadar koperasi. Dalam gerakan ini ada beberapa kegiatan yang akan dicanangkan yang tujuannya untuk meningkatkan kualilas koperasi di Indonesia.

Demikian diungkapkan MH Mareden dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) saat membuka Rapat Anggota Biasa (RAB) Penyusunan Rencana Kerja, Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja, (RA/RAPB) tahun 2011 Induk Koperasi An Nisa (Inkopan) Muslimat NU di Hotel Blue Sky, Jakarta, Kamis (16/12).

Hadir pula pada acara ini, Ketua Umum PP Muslimat NU KHofifah Indar Parawansa (tengah), Agung Sujatmoko dari Dewan Koperasi Indonesia (kiri), Mustholihin Majid dan perwakilan Puskop dan Primer Koperasi Muslimat NU se-Indonesia.

Terkait gerakan masyarakat sadar koperasi tersebut, Kementerian Koperasi dan UKM berharap Induk Koperasi An Nisa berperan serta mengkampanyekan gerakan tersebut agar cepat tersebar luas di masyarakat. “Harapan kami, Induk koperasi An Nisa ikut kampanye gerakan ini,” kata Mareden.

Mareden mengatakan, pihaknya mengakui bahwa belakangan ini koperasi perempuan mengalami kemajuan pesat. Dan, salah satu keunggulan koperasi perempuan adalah ketelatenan ibu-ibu dalam mengembangkan koperasinya.

“Di Jakarta koperasi perempuan bias turut mengatasi masalah yang dihadapi masyarakat. Di Jatim, Inkopan telah memiliki 8 smasco mart,” katanya.
Agung Sujatmoko dari Dewan Koperasi Indonesia, mengatakan, diantara tanda-tanda koperasi yang sehat adalah, mempunyai pengurus dan anggota yang aktif. “Serta koperasi harus punya modal,” katanya.

Agung mengatakan, jumlah koperasi di Indonesia saat ini sangat besar, tapi belum optimal. Karena itu, dibutuhkan konsolidasi organisasi yang kuat demi terciptanya koperasi yang produktif. “Kami juga akan melakukan penguatan fasilitas untuk meningkatkan gerakan koperasi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, koperasi yang dikembangkan oleh Muslimat lebih berbasis mejelis taklim. “Alhamdulillah, kami di Jatim susah punya 8 Smasco Mart,” katanya.

NU sebagai organisasi besar, katanya, punya potensi besar mengembangkan koperasi, jika kegiatan majelis taklim, lailatul ijtima dan kegiatan lainnya dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan umat.

“Untuk mengembangkan Induk Koperasi An Nisa ini, kamu butuh PBNU, tapi tidak cukup bantuan doa saja, karena di Muslimat sudah banyak Bu Nyai yang biasa berdoa,” kata Khofifah dengan tersenyum. • mil

Baca juga

BERPULANG: Nyai Hj Aisyah Hamid Baidlowi binti KH Abdul Wahid Hasyim wafat) di Jakarta, Kamis (8/3). | Foto: NU Online

Nyai Aisyah Hamid Baidlowi, Mantan Ketum PP Muslimat NU Wafat

MNU Online | JAKARTA – Tepat di Hari Perempuan Internasional, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat …

Watch Dragon ball super