Home » WARTA »


IPM Indonesia Melorot ke Urutan 124 Dunia

kipBANDUNG- Peringkat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia pada tahun 2012 menurun drastis dari urutan 109 dunia menjadi 124 dunia. Penyebabnya akibat kondisi ekonomi yang belum membaik meski untuk faktor pendidikan dan kesehatan sudah mulai baik perkembangannya.

“Bukan hanya IPM, tapi Indeks Pembangunan Jender juga menurun drastis. Hal ini menunjukkan kondisi pereknomian kaum perempuan juga masih kurang baik,” kata Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), Hj. Khoififah Indar Parawansa, saat pelatihan koperasi An Nisaa di Hotel Bumi Asih Jaya, Sabtu (3/3/12).


Menurut Khofifah, maraknya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) maupun balita kurang gizi disebabkan kondisi keluarga miskin. “Untuk itu, Koperasi An Nisaa di bawah Muslimat NU berupaya memberikan pemberdayaan ekonomii. Saat ini sudah berdiri 144 koperasi dengan 12 pusat koperasi dan satu induk koperasi,” katanya didampingi Ketua Muslimat NU Jabar, Hj. Ella M. Muhammad.

Di Jawa Barat sudah terbentuk 22 koperasi An Nisaa dengan bidang usaha perdagangan dan simpan pinjam. “Diharapkan dengan pendirian koperasi akan memperkuat kaum perempuan sehingga bisa membantu ekonomi keluarganya,” katanya. prlm

Baca juga

PENCEGAHAN TPPO: Sosialisasi pendidikan pencegahan tindak pidana perdagangan orang di Purwokerto, Jawa Tengah. | Foto: MNU Online

Cegah TPPO, 3 Hari Muslimat NU Gelar Sosialisasi di Purwokerto

MNU Online | PURWOKERTO – Selama tiga hari, 12-14 September 2018, Pimpinan Pusat (PP) Muslimat …

Watch Dragon ball super