Peringatan Hari Ibu & Deklarasi “Gesit”

Jaga Anak, Khofifah Ingatkan Ibu-ibu Jangan Lupakan Kekuatan Doa

 DOA IBU: Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa dalam deklarasi Gesit yang dirangkai dengan peringatan Hari Ibu Nasional 2016 di Balai Prajurit Manunggal Makassar, Sabtu (24/12). | Foto: MNU Online

DOA IBU:  Khofifah Indar Parawansa dalam deklarasi Gesit yang dirangkai dengan peringatan Hari Ibu Nasional 2016 di Makassar, Sabtu (24/12). | Foto: MNU Online

MNU Online | MAKASSAR – Di hadapan 3.000 lebih ibu-ibu dari berbagai organisasi perempuan, Ketua Umum PP Muslimat NU yang juga Menteri Sosial RI, Dra Hj Khofifah Indar Parawansa M.Si meminta kaum perempuan untuk selalu menjaga dan memperhatikan anak-anaknya di era perkembangan teknologi.

“Jangan biarkan anak-anak kita sibuk dengan gadget-nya, tetapi lupa ibadah, lupa akan pentingnya belajar dan lain sebagainya,” pintanya dalam deklarasi Gerakan Sayang Ibu Tercinta (Gesit) yang dirangkai dengan Peringatan Hari Ibu Nasional 2016 di Balai Prajurit Manunggal Makassar, Sabtu (24/12).

(Baca: Terima Amanah, Rais Syuriah PWNU Sulsel Minta Pengurus Majukan Muslimat NU)

Gesit dideklarasikan Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat NU Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama Universitas Islam Makassar (UIM), Badan Kerjasama Organisasi Wanita, Forum Kajian Cinta Al Qur’an, Badan Koordinasi Pendidikan Al Qur’an dan Keluarga Sakinah serta Yayasan Jantung Sehat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Yayasan Lansia Sayang Budan, Nurhayati Yasin Limpo; Ketua PW Muslimat NU Sulsel, Majdah Agus Arifin Nu’mang; Ketua Gerakan Ibu Tercinta, Neno Warisman; ketua Muslimat NU se-Sulsel serta ketua lembaga dan Badan Otonom NU Sulsel.

Tak hanya mengawasi anak, tambah Khofifah, ibu-ibu juga harus memperkuat riyadhoh agar semuanya dilindungi Allah Swt. “Seorang ibu jangan melupakan kekuatan doa. Didiklah dengan kasih sayang dan jangan lupa doakan anak-anak kita,” tegasnya.

(Baca: Wakil Bupati Ajak Muslimat NU Kawal Pembangunan di Kabupaten Bulukumba)

Selebihnya, Khofifah mengupas peran penting perempuan dalam mengatasi penyakit masyarakat, di antaranya harus menjadi garda terdepan dalam memberantas penyalahgunaan narkoba.

Tak lupa dia mengajak ibu-ibu di Makassar untuk melakukan gerakan One Day One Care alias sehari berbagi satu.

Gerakan ini mengajak masyarakat saling peduli satu sama lain, utamanya membangun kepedulian pada masyarakat di sekitar yang kurang mampu atau penyandang masalah kesejahteraan sosial.

“Mari kita bersama-sama menyelesaikan persoalan sosial di tengah masyarakat dengan menerapkan One Day One Care sebagai wujud untuk memupuk rasa saling tolong menolong,” ujarnya.

Perjuangan Kaum Perempuan

Sementara itu Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang yang didaulat sebagai Ketua Dewan Pembina Gesit Sulsel, dalam sambutannya mengungkapkan peringatan Hari Ibu merupakan bukti perjuangan kaum perempuan Indonesia dari masa ke masa.

“Perempuan adalah bagian dari sejarah terbentuknya bangsa Indonesia. Tentunya saat ini perempuan memiliki tantangan yang tak kalah besar, misal maraknya kekerasan anak, kekerasan seksual, penyebaran narkoba, HIV/AIDS, kriminalitas dan lain sebagainya,” katanya.• andy m idris

Baca juga

PENCEGAHAN TPPO: Sosialisasi pendidikan pencegahan tindak pidana perdagangan orang di Purwokerto, Jawa Tengah. | Foto: MNU Online

Cegah TPPO, 3 Hari Muslimat NU Gelar Sosialisasi di Purwokerto

MNU Online | PURWOKERTO – Selama tiga hari, 12-14 September 2018, Pimpinan Pusat (PP) Muslimat …

Watch Dragon ball super