Jamaah Peziarah Wali Asal Lamongan Silaturahim ke Kediaman Khofifah

payaman-5

TAMU DARI LAMONGAN: Jamaah PP Roudlotul Muta’abiddin berpose bersama Ketum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa. | Foto: MNU Online

MNU Online | JAKARTA – Ratusan orang jamaah dari Pondok Pesantren (PP) Roudlotul Muta’abiddin asal Desa Payaman, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, melakukan silaturahim ke kediaman Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa di Jakarta, Jumat (15/7).

Silaturahim ini adalah bagian dari rangkaian perjalanan Ziarah Wali 2016 dengan rute Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta dan Jogjakarta yang dimulai sejak 13 hingga 18 Juli.

Kehadiran sekitar 130 orang ini (dua bus) diterima langsung oleh Khofifah. Mereka dijamu dengan sarapan pagi bersama, dilanjutkan dzikir, tahlil dan ramah-tamah dengan jajaran pengurus Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU.

Dalam sambutannya, Khofifah menceritakan kisah para pendakwah Islam di berbagai negara, termasuk di Vietnam. Di sana, tuturnya, agama Kristen disyi’arkan dengan cara menyenangkan dan dibutuhkan oleh masyarakat, antara lain lewat pemberian pembelajaran bahasa asing kepada masyarakat.

payaman-1
SAMBUTAN TUAN RUMAH: Khofifah memberikan tausiyah di sela menjamu tamunya, jamaah PP Roudlotul Muta’abiddin. | Foto: MNU Online

“Sehingga masyarakat merasakan manfaat dan suasana yg menyenangkan. Ketika sudah merasa nyaman dan membutuhkan, mereka akan mudah untuk berpindah keyakinan,” katanya.

Sementara menurut sebagian masyarakat, Islam masih dihadirkan sebagai agama yang saklek, hanya berisi perintah dan larangan, ganjaran dan hukuman. Jauh berbeda dengan kenyamanan yang ditawarkan agama lain.

“Makanya para pendakwah Islam saat ini harus belajar banyak untuk dapat mempertahankan akidah umat, ngemong (menuntun) umat,” tambahnya.

Di Moskow, lanjut Khofifah, bahkan banyak bangunan yang memiliki kubah berciri khas bangunan Islam yang menandakan bahwa Islam pernah berjaya di sana. Pernah memiliki pengaruh besar dalam membangun sejarah di sana.

“Hari ini, kita harus belajar dengan keras untuk mengembalikan kejayaan Islam seperti yang sudah pernah dicapai pada masa dahulu. Para pendakwah harus lebih bersemangat dalam mengemban amanat umat,” tuntasnya. ♦ lul

Baca juga

PENCEGAHAN TPPO: Sosialisasi pendidikan pencegahan tindak pidana perdagangan orang di Purwokerto, Jawa Tengah. | Foto: MNU Online

Cegah TPPO, 3 Hari Muslimat NU Gelar Sosialisasi di Purwokerto

MNU Online | PURWOKERTO – Selama tiga hari, 12-14 September 2018, Pimpinan Pusat (PP) Muslimat …

Watch Dragon ball super