Harlah ke-71 Muslimat NU

Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Jadi Perhatian PCMNU Kab Pasuruan


PENGUATAN RUMAH TANGGA: Hj Aida Fitriati (berdiri) memberikan pemaparan dalam seminar penguatan rumah tangga sakinah, Jumat (31/3). | Foto: PCMNU Kab Pasuruan

MNU Online | PASURUAN – Memperingati Harlah ke-17 Muslimat NU, kekerasan terhadap perempuan dan anak menjadi concern Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Pasuruan.

Untuk penguatan rumah tangga sakinah dan pendampingan, mereka menggelar seminar dan pelatihan di aula Graha Al Jufri PCNU Kabupaten Pasuruan, Jumat (31/3).

Seminar diikuti 50 peserta dari perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC). Menariknya, peserta sekaligus ditugaskan masuk dalam tim pendamping PPT PPA (Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak) kecamatan.

(Baca: Tanamkan Nilai Aswaja, Gelar Lomba Mewarnai Lambang NU)

“Muslimat NU Kabupaten Pasuruan bekerjasama dengan lembaga tersebut (PPT PPA,” terang Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Pasuruan, Dra Hj Aida Fitriati MPdI.

Sebagai testimoni, dihadirkan ibu dari korban kekerasan anak yang sekarang masih dalam pendampingan Muslimat NU. Sedangkan narasumber dari PPA Polresta Pasuruan serta psikolog asal Surabaya, Riza.

Menurut Ning Fitri — sapaan akrab Hj Aida Fitriati — lewat seminar dan pelatihan para pendamping korban kekerasan perempuan dan anak ini, diharapkan bisa meminimalisir angka korban kekerasan dengan memberikan penyuluhan wawasan serta kesadaran terkait keamanan lingkungan masyarakat.

“Kalau misalnya terjadi kasus kekerasan, maka para pendamping atau relawan dari Muslimat NU mampu memahami prosedur penanganannya. Sebab, kita dari Muslimat NU sudah membantu tim pendamping korban kekerasan perempuan dan anak di tingkat kecamatan bersama PPT PPA,” paparnya.

Lomba Rias Tumpeng


JUARA LOMBA TUMPENG: Karya peserta dari Tutur Nongkojajar tampil sebagai juara dalam lomba rias tumpeng yang digelar PC Muslimat NU Kabupaten Pasuruan, Jumat (31/3). | Foto: PCMNU Kab Pasuruan

Di tempat berbeda, di gedung yang masih satu kompleks perkantoran PCNU, diadakan lomba rias tumpeng yang diikuti 19 PAC Muslimat NU se-Kabupaten Pasuruan.

(Baca: Semangat Ringankan Beban, Lewati Genangan Air Setinggi Lutut)

“Gedung baru ini akan digunakan sebagai kantor PC Muslimat NU Kabupaten Pasuruan. Pada 8 April nanti akan diresmikan oleh Ibu Khofifah (Ketua Umum PP Muslimat NU, Dra Hj Khofifah Indar Parawansa MSi),” tutur Ning Fitri yang juga anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur.

Di gedung tersebut, bermacam-macam kreatifitas ditunjukkan PAC. Setelah melewati proses penjurian, tampil sebagai juara yakni karya peserta dari Tutur Nongkojajar yang seluruhnya menampilkan potensi lokal.• nur

Baca juga

WAKAF DAN HIBAH: Seminar tentang nadzir dan keterkaitannya dengan wakaf serta hibah. | Foto: PWMNU Semarang

Nadzir Tonggak Utama dalam Pengelolaan Wakaf dan Hibah

MNU Online | SEMARANG – PW Muslimat NU Jawa Tengah, dalam rangka Harlah ke-72 Muslimat …

Watch Dragon ball super