Kemenag Dukung Pelatihan Da’iyah Muslimat NU

MNU Online | PALEMBANG – Saat ini terdapat kesenjangan antara kebutuhan masyarakat akan tenaga da`iyah (ahli dakwah) dengan ketersediaan ustadzah atau da`iyah. Oleh sebab itu, Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sumsel mendukung penuh kegiatan yang digagas Muslimat NU Sumsel berupa pelatihan da`iyah se-Provinsi Sumsel.

Demikian diungkapkan Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Drs HM Ridwan MM yang mewakili Kakanwil Kemenag Sumsel saat memberi sambutan pada pembukaan Pelatihan Da`iyah Muslimat NU se-Sumsel di Kantor Pengurus Wilayah NU Terpadu Sumsel, Jalan Mayor Salim Batubara, Lorong Nurul Huda Nomor 1988, Palembang, Rabu, 7 Desember 2011.

“Kanwil merespon baik kegiatan ini karena merupakan bagian dari pelayanan umat. Saat ini masih banyak orang yang buta baca al-Qur`an, apalagi untuk memahami dan mengamalkan hukum-hukum agama. Da`iyah berperan besar dalam membantu mengembangkan syi`ar dan ajaran Islam. Sehingga masyarakat dapat memahami bagaimana mengamalkan agama dengan benar,” jelas Ridwan.

Ia berharap, dengan kegiatan ini semakin banyak da`iyah yang mumpuni. Baik dalam teknik berdakwah maupun dalam memahami teks al Qur`an dan hadist. “Barangsiapa yang menginginkan kebahagiaan hidup di dunia, hendaklah dengan ilmu. Barangsiapa yang menginginkan kebahagiaan hidup di akhirat, hendaknya dengan ilmu. Dan barangsiapa yang ingin bahagia dunia dan akhirat, hendaklah dengan ilmu,” tutur Ridwan.

Sementara itu, Ketua PW Muslimat NU Sumsel Hj Failasufah Firdaus menjelaskan, kegiatan ini diikuti 32 da`iyah perwakilan dari 16 cabang NU se-Sumsel. Mereka akan mengikuti pelatihan selama tiga hari, dengan dua hari teori dan sehari praktek.

“Kita akan menghadirkan narasumber dari Fakultas Dakwah IAIN Raden Fatah Palembang serta para praktisi dakwah. Materi yang akan diberikan antara lain soal karakteristik da`iyah Muslimat NU, dakwah masa kini, materi-materi dakwah, dan psikologi dakwah,” jelas Failasufah.

Ia berharap, ke depan kerjasama dengan Kemenag Sumsel dalam menggelar kegiatan ini dapat terus berlanjut. “Terima kasih atas kesediaan Kemenag Sumsel. Mudah-mudahan di kabupaten/kota juga dapat menggelar pelatihan seperti ini,” harapnya.

Selain dihadiri Kabag TU, acara pembukaan ini juga dihadiri Kepala Bidang Penamas yang diwakili Drs Hermansyah serta ibu Kakanwil Dra Huslaini Najib dan penasehat NU Sumsel Hj Zuhroh. sumsel.♦ kmg/mil

Baca juga

WAKAF DAN HIBAH: Seminar tentang nadzir dan keterkaitannya dengan wakaf serta hibah. | Foto: PWMNU Semarang

Nadzir Tonggak Utama dalam Pengelolaan Wakaf dan Hibah

MNU Online | SEMARANG – PW Muslimat NU Jawa Tengah, dalam rangka Harlah ke-72 Muslimat …

Watch Dragon ball super