PC Muslimat NU Kab Kediri

Kepala BNN Kediri: Berantas Narkoba, Kita Butuh Muslimat NU


PEMBENTUKAN RELAWAN: Kegiatan KIE P4GN dalam rangka pembentukan relawan/laskar anti narkoba PC Muslimat NU Kabupaten Kediri. | Foto: PCMNU Kab Kediri

MNU Online | KEDIRI – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kediri, AKBP Toni Sugiyanto menegaskan dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkoba pihaknya butuh kehadiran Muslimat NU.

Ini karena Muslimat NU dinilai memiliki basis hingga unsur paling dekat dengan masyarakat. “Kita butuh Muslimat NU karena tidak mungkin melakukan tugas pemberantasan narkoba ini sendirian,” katanya.

(Baca: Ratusan Da’iyah Digembleng di Gedung Panti Asuhan)

Penegasan AKBP Toni itu disampaikan saat memberikan materi pada kegiatan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dalam rangka pembentukan relawan/laskar anti narkoba yang digelar PC Muslimat NU Kabupaten Kediri, Senin (27/3).

Karena itu, AKBP Toni menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan di Graha Muslimat NU Kabupaten Kediri yang dihadiri utusan 26 Pimpinan Anak Cabang (PAC) tersebut. “Kami sudah lama menunggu kegiatan ini,” tandasnya.

Dijelaskan Toni, tim pemberantas narkoba yang ada di BNN Kabupaten Kediri hanya beranggotakan 11 orang. Sedangkan tim dalam kendali Polres Kabupaten Kediri hanya lima orang dengan jumlah penduduk mencapai 1,6 juta jiwa.

“Jadi kami butuh peran serta organisasi yang memiliki basis sampai tingkat desa,” tambahnya.

(Baca: Tambah Pengetahuan, Muslimat NU Kediri Gelar Beragam Lomba)

Terkait daerah-daerah yang teridentifiasi sebagai wilayah darurat narkoba, menurut AKBP Toni, di antaranya Ngadiluwih dan Pare. “Tetapi bukan berarti daerah lain juga lepas pengawasan,” katanya.

AKBP Toni menambahkan, perilaku pengguna narkoba di Kabupaten Kediri terbilang unik karena sedikit sekali dari mereka yang menggunakan narkoba yang selama ini beredar di pasaran seperti putauw, heroin atau ganja.

“Umumnya mereka membuat sendiri. Misalnya semen putih dicampur dengan bahan-bahan lainnya. Tujuannya ya biar kopler (mabuk berat),” jelasnya.• dwa

Baca juga

GEBYAR SHALAWAT: Muslimat NU Klaten memperingati Hari Santri Nasional dengan mengadakan kegiatan Gebyar Shalawat Lomba Hadrah, Minggu (7/10). | Foto: PCMNU Katen

Muslimat NU Klaten Gebyar Shalawat Bareng 20 Anak Cabang

MNU Online | KLATEN – Memperingati Hari Santri Nasional, PC Muslimat NU Kabupaten Klaten, Jawa …

Watch Dragon ball super