Muslimat NU Peduli Imunisasi

Ketua Muslimat NU Jabar Didaulat Jadi Ketua Forum Informasi Imunisasi


BERPIDATO DI FKI: Hj R Ella M Girikomala (dua dari kanan), diberi amanah menjadi ketua Forum Komunikasi Imunisasi (FKI) Jabar. | Foto: PWMNU Jabar

MNU Online | BANDUNG – Satu lagi kepercayaan masyarakat dan pemerintah daerah diberikan pada Muslimat NU. Kali ini Ketua PW Muslimat NU Jawa Barat, Dra Hj R Ella M Girikomala MMPd didaulat sebagai ketua Forum Komunikasi Imunisasi (FKI) Jabar lewat acara di Hotel Panghegar, Bandung, Senin (5/6).

FKI adalah penyempurnaan dari forum yg dibentuk pada 2015. Waktu itu Ella juga diberi amanat menjadi ketua. Bedanya, kali ini komposisi kepengurusan lebih lengkap dan difasilitasi Dinkes serta dibiayai GAVI (Global Alliance for Vaccines and Immunization).

(Baca: Muslimat NU Majalengka Perkuat Jamiyah Lewat Kegiatan Rutin di Tingkat Ranting)

Selain Muslimat NU, FKI beranggotakan Aisyiyah, BKMM, APPI, sejumlah media massa serta Ikatan Mahasiswa Kesehatan. Duduk sebagai tim ahli yakni IDI, IDAI, MUI, IBI dan Dinkes provinsi sebagai penasihat.

“Harapannya forum ini bisa lebih maksimal dalam kegiatan-kegiatan imunisasi, sehingga ke depan cakupan imunisasi di Jabar bisa naik secara signifikan,” tutur Ella.

“Selain itu tidak ada lagi orang yang menolak imunisasi karena sudah diberi informasi oleh forum. Paling tidak bisa meminimalisasi isu-isu bohong tentang imunisasi yang bisa mengakibatkan penolakan di masyarakat.”

(Baca: Peringatan Isra’ Mi’raj Jadi Penyemangat Perjuangan Muslimat NU)

Kepala Dinkes Jabar, dr Alma Lucyati yang diwakili Kepala Bidang RKK Sri Sudartini menambahkan, FKI dibentuk sebagai media penyampai pesan dan informasi terkait program kesehatan, khususnya imunisasi dan KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) yang melibatkan partisipasi masyarakat lewat Ormas dan media massa.

“Sebab, sehebat apapun sebuah program tidak akan sempurna apabila tidak ada keterlibatan dan partisipasi masyarakat,” tandasnya.

Tepis Ketakutan


TEPIS KETAKUTAN MASYARAKAT: Forum Komunikasi Imunisasi (FKI), kehadirannya untuk menepis ketakutan masyarakat akan imunisasi. | Foto: PWMNU Jabar

FKI lahir dari keprihatinan Ormas atas informasi hoax tentang imunisasi dan KIA yang beredar di masyarakat. Kondisi ini berujung  ketakutan masyarakat untuk mengimunisasikan putra-putrinya.

Selain itu, FKI merupakan kelanjutan dari GAVI (Global Alliance for Vaccines and Immunization). Meski program ini berakhir, tapi kegiatan terkait imunisasi di masing-masing Ormas tetap berjalan.

(Baca: Peringati Harlah, Muslimat NU Karawang Keliling ke Seluruh Anak Cabang)

Tujuan FKI di antaranya menjalin komunikasi antar-Ormas serta antara Ormas dengan pemerintah, mengembangkan program kerja sesuai dengan kekuatan masing-masing, menyebarluaskan informasi tentang imunisasi dan KIA, serta memperkuat peran Ormas dalam mendorong program imunisasi dan KIA secara berkelanjutan.• nani muharomah

Baca juga

GEBYAR SHALAWAT: Muslimat NU Klaten memperingati Hari Santri Nasional dengan mengadakan kegiatan Gebyar Shalawat Lomba Hadrah, Minggu (7/10). | Foto: PCMNU Katen

Muslimat NU Klaten Gebyar Shalawat Bareng 20 Anak Cabang

MNU Online | KLATEN – Memperingati Hari Santri Nasional, PC Muslimat NU Kabupaten Klaten, Jawa …

Watch Dragon ball super