PCMNU Lamongan: Cabang se-Indonesia Bangga Bila Khofifah Ketum Lagi

 KHOFIFAH MASIH DIBUTUHKAN: Kartika Hidayati (kanan) dan Khofifah IP saat pelantikan PCMNU dan deklarasi Laskar Anti Narkoba. | Foto: MNU Online

KHOFIFAH MASIH DIBUTUHKAN: Kartika Hidayati (kanan) dan Khofifah IP saat pelantikan PCMNU Lamongan dan deklarasi Laskar Anti Narkoba. | Foto: MNU Online

MNU Online | LAMONGAN – Tak hanya warga Muslimat NU di tingkat pusat dan wilayah yang merasakan kesuksesan kepemimpinan Khofifah Indar Parawansa. Hal sama juga dirasakan di level cabang hingga anak ranting.

“Bu Khofifah aset perempuan NU terbesar yang dimiliki NU dan aset bangsa yang luar biasa. Kiprahnya untuk umat sudah terbukti,” kata Ketua PC Muslimat NU Lamongan, Kartika Hidayati, Kamis (3/10).

Perempuan enerjik yang juga menjabat wakil bupati Lamongan, Jawa Timur, itu tak berlebihan. Faktanya, di bawah kepemimpinan Khofifah, Muslimat NU sangat serius dan sukses di banyak bidang dalam melayani umat.

Hal itu ditunjukkan dengan berbagai fasilitas yang dimiliki Muslimat NU, mulai klinik cuci darah (hemodialisis) yang telah bersertifikat ISO 2000 dan sampai saat ini terus dikembangkan di berbagai wilayah di tanah air.

Lalu Balai Latihan Kerja (BLK) yang secara aktif mengadakan pelatihan untuk membekali masyarakat dengan berbagai skill terutama ibu-ibu usia produktif maupun lansia, agar bisa meningkatkan pendapatan keluarga.

(Baca: Beri Banyak Manfaat, Khofifah Masih Dibutuhkan Pimpin Muslimat NU)

Di bidang koperasi, Induk Koperasi An-Nisa (Inkopan) Muslimat NU menjadi satu dari empat induk koperasi yang ada di Indonesia. Terlebih legalitas ini dimiliki melalui perjuangan cukup panjang karena sebelum 1992 hanya koperasi berbasis government saja yang boleh terdaftar sebagai induk koperasi.

Dalam melayani masyarakat, Muslimat NU juga mengambil nomenklatur sejalan dengan pemerintah agar bisa beriringan menyelesaikan problem terutama di daerah.

Jika pemerintah memiliki Kementerian Pendidikan, Muslimat NU juga mempunyai Yayasan Pendidikan Muslimat NU (YPMNU) yang mengurus pendidikan pada level PAUD dan TK.

Jika Kementerian Sosial memiliki panti asuhan dan panti rehabilitasi, Muslimat NU juga memiliki 144 panti asuhan dan panti lansia.

Jika pemerintah memiliki BNN (Badan Narkotika Nasional) sebagai lembaga yang menangani pencegahan dan pemberantasan narkoba, Muslimat NU mengambil peran di hulu untuk pencegahan lewat gerakan Laskar Anti Narkoba.

(Baca: Jatim, Jabar dan Jateng Minta Kesediaan Khofifah Pimpin Muslimat NU Lagi)

Bahkan, di bidang dakwah, kini tengah dirancang Penyusunan Buku Penguatan Materi Dakwah dan Kurikulum TPQ Al Qur’an. Upaya ini untuk memperbarui metode dakwah para da’iyah Muslimat NU.

Beragam keberhasilan itu, bagi Kartika, dibutuhkan kesinambungan dan dia melihat saat ini Khofifah masih sangat membutuhkan agar Muslimat NU bisa menuntaskan masalah keumatan serta persoalan bangsa.

“Muslimat NU punya grass-root untuk menyelesaikan pekerjaan rumah keumatan dan hanya dengan dipimpin Bu Khofifah bisa selesaikan itu semua,” tegasnya.

“Maka pilihan cerdas dan karena berpikir anfa’uhum linnas maka saya yakin seluruh PC muslimat se-Indonesia akan bangga bila ketua umum PP Muslimat Nu tetap Bu Khofifah,” tambahnya. • nur

Baca juga

GEBYAR SHALAWAT: Muslimat NU Klaten memperingati Hari Santri Nasional dengan mengadakan kegiatan Gebyar Shalawat Lomba Hadrah, Minggu (7/10). | Foto: PCMNU Katen

Muslimat NU Klaten Gebyar Shalawat Bareng 20 Anak Cabang

MNU Online | KLATEN – Memperingati Hari Santri Nasional, PC Muslimat NU Kabupaten Klaten, Jawa …

Watch Dragon ball super