Ketum PBNU Persilakan Khofifah Kembali Pimpin Muslimat NU

 MEMBANGGAKAN: KH Said Aqil Siroj, apresiasi sejumlah keberhasilan Muslimat NU di bawah kepemimpinan Khofifah IP. | Foto: MNU Online

MEMBANGGAKAN: KH Said Aqil Siroj, apresiasi sejumlah keberhasilan Muslimat NU di bawah kepemimpinan Khofifah IP. | Foto: MNU Online

MNU Online | JAKARTA – Gelombang dukungan warga Muslimat NU — mulai pimpinan wilayah (PW), pimpinan cabang (PC) maupun pimpinan cabang istimewa (PCI) — agar Khofifah Indar Parawansa kembali memimpin badan otonom (banom) perempuan NU tak terbendung.

Bahkan, secara tersirat, restu juga diberikan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Prof Dr KH Said Aqil Siroj MA saat diwawancarai usai memberikan taushiyah pada pembukaan Kongres ke-17 Muslimat NU di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (24/11).

“Muslimat kan badan otonom (banom), jadi terserah peserta kongres (kalau masih membutuhkan Khofifah untuk memimpin Muslimat NU ipimpin lagi, red),” katanya.

(Baca: Presiden Bersyukur di Kabinet Kerja Ada Kader Terbaik Muslimat NU)

Selama tiga periode dipimpin Khofifah, Muslimat NU memang berkembang pesat. Di bidang kesehatan memiliki 144 panti asuhan, 108 klinik dan sekarang sedang dikembangkan klinik hemodialisis (cuci darah).

Lalu di bidang pendidikan, memiliki 9.900-an TK/RA (Raudhatul Athfal), 6.600 PAUD dan 15.600 TPQ.

Begitu pula di bidang ekonomi, hingga kini di Indonesia baru ada tiga induk koperasi wanita yakni Inkowapi  milik Iwapi, Ikopwan milik Kowani dan Inkopan (Induk Koperasi Annisa’) milik Muslimat NU.

(Baca: Gelombang Dukungan dari Luar Jawa Minta Khofifah Kembali Pimpin Muslimat NU)

Tak hanya itu, Muslimat NU juga terus melakukan berbagai macam ikhtiar untuk menjadi bagian kontributif secara solutif dari berbagai permasalah penyakit sosial kemasyarakatan.

Salah satunya lewat pembentukan Laskar Anti Narkoba dengan misi dan message terkait pencegahan di hulu dari penyalagunaan napza. Muslimat NU berharap bisa memberikan kontribusi secara lebih signifikan di lini paling bawah.

 MASIH DIBUTUHKAN: Khofifah Indar Parawansa, masih dibutuhkan warga Muslimat NU untuk menjabat ketua umum. | Foto: MNU Online

MASIH DIBUTUHKAN: Khofifah Indar Parawansa, masih dibutuhkan warga Muslimat NU untuk menjabat ketua umum. | Foto: MNU Online

Apa yang sudah dilakukan Muslimat NU, lanjut Kiai Said, merupakan komitmen NU untuk berkhidmat pada bangsa.

Belum lagi pendidikan di bawah Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU ada sekitar 13 ribu madrasah dan 22 ribu pondok pesantren.

(Baca: Jatim, Jabar dan Jateng Minta Kesediaan Khofifah Kembali Pimpin Muslimat NU)

“Pemerintah tidak akan bisa menangani segala hal pembangunan negara sendirian. Kalau tidak dibantu oleh kita (NU) program pendidikan tak akan tertangani ,” katanya.

“Karena itu kita punya komitmen, siap untuk melayani bangsa ini. Berkhidmat pada bangsa. Kita berikan pencerahan Islam ahlussunah wal jamaah, Islam yang nasionalis, nasionalis yang muslim,” tambahnya. • nur

Baca juga

PENGUATAN MAJELIS TAKLIM: Workshop Bidang Ekonomi dan Koperasi Muslimat NU di Gedung PBNU, Rabu (7/11). | Foto: MNU Online

Hindari Rentenir, Muslimat NU Perkuat Majelis Taklim dengan Koperasi

MNU Online | JAKARTA – Induk Koperasi An-Nisa (Inkopan) Muslimat NU akan membantu membuatkan koperasi …

Watch Dragon ball super