Pilkada Serentak 2018

Ketum PBNU: Sukses Kader Terbaik NU Jangan Berhenti di Level Gubernur

<br /> JANGAN BERHENTI DI LEVEL GUBERNUR: KH Said Aqil Siroj, kader-kader terbaik NU harus menjadi penentu kebijakan nasional. | Foto: MNU Online

JANGAN BERHENTI DI LEVEL GUBERNUR: KH Said Aqil Siroj, kader-kader terbaik NU harus menjadi penentu kebijakan nasional. | Foto: MNU Online

MNU Online | JAKARTA – Ketua Umum PBNU, Prof Dr KH Said Aqil Siroj MA menegaskan, keberhasilan kader Muslimat NU menjadi kepala daerah — termasuk Ketum PP Muslimat NU, Dra Nyai Hj Khofifah Indar Parawansa MSi menjadi gubernur Jawa Timur terpilih — sangat menggembirakan bagi warga NU.

“Itu amanat yang sangat mulia yang harus diemban sebagai kapala daerah, baik tingkat satu maupun dua,” katanya saat memberikan taushiyah dalam halal bi halal PP Muslimat NU di Gedung Konvensi TMPNU Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (8/7).

Para kepala daerah dari Muslimat NU ini disebutnya sebagai Siti Khadijah abad modern. “Mudah-mudahan diberi kekuatan lahir batin oleh Allah Swt, terutama yang mendapat manfaat baru, jelas sekali merupakan amanat yang penuh tantangan,” katanya.

(Baca: Pimpin The Power Emak-emak, Ketum PBNU: Bu Khofifah Memang Sakti!)

Satu hal yang patut ditunggu, para srikandi NU tersebut akan menjadi penentu kebijakan di daerah yang dipimpinnya.

“Ini yang kita tunggu-tunggu. Anda harus berperan di tengah-tengah masyarakat, peran dalam bidang agama, budaya, peradaban, pendidikan, ekonomi maupun politik,” paparnya.

Kiai Said juga berpesan, agar kader-kader terbaik NU jangan hanya berhenti dan puas sebagai penentu kebijakan di tingkat kabupaten/kota (bupati/wali kota) atau provinsi (gubernur), tapi bagaimana menentukan kebijakan nasional. Tidak harus ibu, tapi NU-lah, mau laki-laki mau perempuan sama saja,” katanya.

(Baca: Istimewa! 5 Srikandi Muslimat NU Terpilih Jadi Kepala Daerah)

Bahkan, Kiai Said berharap para kader NU turut mengambil penentu kebijakan di level internasional. Mulai IMF, General Agreement on Tariffs and Trade (GATT), PBB maupun moneter.

“Mudah-mudahan itu terwujud setelah NU memasuki usai 100 tahun nanti. Ini serius, serius sekali!” tandasnya.• nur

Baca juga

PENGUATAN MAJELIS TAKLIM: Workshop Bidang Ekonomi dan Koperasi Muslimat NU di Gedung PBNU, Rabu (7/11). | Foto: MNU Online

Hindari Rentenir, Muslimat NU Perkuat Majelis Taklim dengan Koperasi

MNU Online | JAKARTA – Induk Koperasi An-Nisa (Inkopan) Muslimat NU akan membantu membuatkan koperasi …

Watch Dragon ball super