Harlah ke-71 – Muslimat NU Ciamis

Khofifah: Hapus Mental Korupsi dengan Generasi Qur’ani


TAUSHIYAH KETUM: Ketum Hj Khofifah IP memberikan taushiyah pada Harlah ke-71 yang digelar PC Muslimat NU Kabupaten Ciamis, Senin (1/5). | Foto: MNU Online

MNU Online | CIAMIS – Bergerak cepat dan seolah tak pernah lelah. Selama dua hari melakukan kunjungan kerja di Provinsi Jawa Barat, Minggu (30/4) dan Senin (1/5), Menteri Sosial yang juga Ketua PP Muslimat NU, Dra Hj Khofifah Indar Parawansa MSi menghadiri tiga peringatan Harlah yang digelar pimpinan cabang (PC), yakni PC Kabupaten Tasikmalaya, PC Kota Tasikmalaya dan PC Kabupaten Ciamis.

Di Ciamis, peringatan Harlah ke-71 digelar di pendopo kabupaten, Senin (1/5). Tak kurang 1.500 warga Muslimat NU menyambut kedatangan Khofifah. Hadir pula Bupati Ciamis, Iing Syam Arifin dan Wakil Bupati Ciamis, Oih Burhanudin serta tokoh masyarakat maupun jajaran pengurus PCNU.

(Baca: Istri Bupati Ciamis Puji Kekompakan Muslimat NU)

Dalam taushiyahnya, Khofifah menekankan Indonesia butuh generasi Qur’ani untuk menyelesaikan berbagai persoalan bangsa, baik yang terjadi saat ini maupun di masa mendatang. Satu di antara persoalan itu yakni mental korupsi.

Karena itu, di Muslimat NU sedang dikembangkan program Al Qur’an bil Qolam dengan metode follow the line (mengikuti garis/menebalkan). Garis besar dari metode ini, anak didik tak hanya mampu mengkhatamkan Al Qur’an tapi juga bisa menulis.

Dengan menulis, lanjut Khofifah, setidaknya ada dua pelajaran sekaligus pondasi berharga yang bisa diambil. Pertama, anak didik selalu dalam wudhu alias bersih hati dan pikirannya. Kedua, mental mereka dididik tidak korupsi karena titik sekalipun dalam menulis Al Qur’an tidak mungkin ditinggalkan.

(Baca: Dilengkapi Show Room, Kantor Baru Muslimat NU Tasikmalaya Diresmikan Khofifah)

“Jadi sebetulnya follow the line tak hanya mengawalinya dalam keadaan suci, tapi ketika menulis harus lurus barisnya yang berarti disipin. Haruf nun maupun yak, misalnya, seburu-buru apapun ketika menulis, titiknya tidak mungkin ditinggalkan. Artinya kita terbiasa membangun karakter tak akan korupsi,” paparnya.

Maka, ini menjadi menjadi dasar bahwa untuk memberantas korupsi biasakan generasi kita menulis Al Qur’an karena dari situ kejujuran dimulai. Dari situ pencegahan korupsi sejak dini diawali. Bukan malah ribut menyalahkan sistem negara, “Bukan malah ingin menggantinya dengan sistem khilafah,” katanya, sembari menyindir pihak tertentu yang ingin menghapus Pancasila dan NKRI.


PERINGATI HARLAH: Warga Muslimat NU se-Kabupaten Ciamis mengikuti peringatan Harlah dengan kemandirian dan penuh keikhlasan. | Foto: MNU Online

”Ibu-ibu paham nggak dengan sistem khilafah?” tanya Khofifah yang serentak dijawab jamaah, “Paham!”. “Ya, sistem khilafah itu pimpinannya namanya khalifah, bukan Khofifah,” seloroh Khofifah yang disambut ger-geran jamaah.

Ingat, tandas Khofifah, ketika Siti Aisyah, istri Rasulullah Saw ditanya sahabat tentang akhlak Rasulullah, maka jawaban Aisyah: Kaana khuluquhul Qur’an (Akhlak beliau adalah Al Qur’an). “Karena itu kalau ingin meneladani akhlak Rasulullah Saw, tentu kita harus mempelajari dan mengamalkan Al Qur’an,” katanya.

(Baca: Dari Tasikmalaya, Khofifah Ajak Warga Muslimat NU Ikut Jaga Masjid)

Ini memang tak ringan. Tapi Khofifah percaya, jika ibu-ibu sering mengikuti pengajian Muslimat NU, kalau terus-terusan ‘disiram’ dengan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), maka yang tumbuh adalah tambah arif, tambah bijak dan rasa persaudaraan tambah kuat.

“Saya ingin Muslimat NU menghadirkan Islam yang damai, penuh kasih dan membawa persatuan, Islam  rahamatan lil alamin. Bangsa ini butuh dibangun dengan suasana aman, agar dalam melakukan aktivitas, termasuk ibadah, kita bisa menjalankannya dengan tenang,” katanya.• lul, nur

Baca juga

PENCEGAHAN TPPO: Sosialisasi pendidikan pencegahan tindak pidana perdagangan orang di Purwokerto, Jawa Tengah. | Foto: MNU Online

Cegah TPPO, 3 Hari Muslimat NU Gelar Sosialisasi di Purwokerto

MNU Online | PURWOKERTO – Selama tiga hari, 12-14 September 2018, Pimpinan Pusat (PP) Muslimat …

Watch Dragon ball super