Perangkat Muslimat NU Pusat

Khofifah Lantik Lima Perangkat ‘Warna-warni’ Muslimat NU


INKOPAN: Ketum Nyai Hj Khofifah Indar Parawansa melantik pengurus Inkopan masa bakti 2017-2022. | Foto: MNU Online

MNU Online | JAKARTA – Selama empat periode berjalan, Muslimat NU di bawah kepemimpinan Dra Nyai Hj Khofifah Indar Parawansa MSi menjelma menjadi organisasi perempuan Islam terbesar di dunia dengan jumlah anggota lebih dari 22 juta.

Terdapat 34 Pimpinan Wilayah (PW/tingkat provinsi), 495 Pimpinan Cabang (PC/kabupatan dan kota), 5.224 Pimpinan Anak Cabang (PAC/kecamatan) dan 36 ribu Pimpinan Anak Ranting (PR/desa).

Namun bagi Khofifah, Muslimat NU lebih dari sekadar organisasi perempuan Islam terbesar di dunia, melainkan gerakan moderat perempuan Islam berbasis akar rumput dan masif.


YHMNU: Ketum Nyai Hj Khofifah Indar Parawansa melantik pengurus YHMNU masa bakti 2017-2022. | Foto: MNU Online

“Muslimat NU merupakan wadah perempuan Islam Indonesia agar produktif, mandiri, sejahtera dengan semangat religiusitas penuh persaudaraan,” tutur Khofifah yang mengawali pengabdian di Muslimat NU pada 1992 dengan menjadi ketua bidang ekonomi dan koperasi.

Lanjut Khofifah, perempuan ‘akar rumput’ jangan terjebak dalam kesibukan-kesibukan pekerjaan domestik saja, tetapi juga memiliki ruang untuk mengembangkan potensi, bakat dan minat yang dimiliki di ranah yang lebih luas yakni publik.

(Baca: Persoalan Pancasila Selesai, Muslimat NU Perkuat Perangkat Organisasi)

“Saya bangga ikut tumbuh dan menjadi bagian dalam barisan perempuan-perempuan NU yang selalu bekerja keras penuh ikhlas melayani komunitas,” katanya.

Bagi Khofifah, Muslimat NU adalah organisasi dimana dia digembleng kehidupan keagamaan, kemasyarakatan dan kebangsaan dalam satu nafas pengabdian.

Prestasi Brilian


HIDMAT MNU: Ketum Nyai Hj Khofifah Indar Parawansa melantik pengurus Hidmat MNU masa bakti 2017-2022. | Foto: MNU Online

Untuk semakin memperkuat organisasi dan layanan masyarakat, Sabtu (14/10), bertempat di Hotel Acacia, Jakarta, Khofifah melantik lima perangkat organisasi (yayasan) yang dikelola Muslimat NU.

Hadir dalam acara tersebut tokoh dan ratusan pengurus Muslimat NU. Dari Dewan Penasihat di antaranya Nyai Hj Mahfudhoh Aly Ubaid, Nyai Hj Aisyah Hamid Baidlowi dan Nyai Hj Farida Salahuddin Wahid. Lalu seluruh ketua PPMNU serta empat ketua PW (DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat dan Lampung).

(Baca: Bangun Kapasitas Da’iyah, Muslimat NU Terjun ke Daerah Transmigrasi)

Hadir pula Sekjen DP Kowani (Kongres Wanita Indonesia) Titien Pamudji, perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, perwakilan Kementerian Kesehatan, Banom, lajnah serta lembaga NU.

Sedangkan kelima perangkat yang dilantik Khofifah yakni, pertama, Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU (YKMNU) yang mengelola 74 rumah sakit (RS) dan klinik serta 154 panti asuhan.


YKMNU: Ketum Nyai Hj Khofifah Indar Parawansa melantik pengurus YKMNU masa bakti 2017-2022. | Foto: MNU Online

Saat ini yang cukup menonjol yakni Klinik Hemodialisis Muslimat NU Cipta Husada. Klinik yang terletak di Jalan Hang Tuah 1 No 12, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan itu mendapat rekor MURI (Museum Rekor-Dunia Indonesia) karena tercatat sebagai klinik kesehatan swasta pertama di Indonesia yang memperoleh ISO 9001:2008.

Kedua, Yayasan Pendidikan Muslimat NU (YPMNU) yang mengelola sekitar 6.800 PAUD, hampir 10 ribu TK/RA, serta 15.653 TPQ (Taman Pendidikan al Qur’an).

(Baca: Susunan Pengurus Inkopan Masa Bakti 2017-2022)

Ketiga, Yayasan Haji Muslimat NU (YHMNU). Keempat, Himpunan Da’iyah dan Majelis Taklim Muslimat NU (Hidmat MNU) yang mengelola lebih dari 56 ribu majelis taklim.

Kelima, Induk Koperasi An Nisa (Inkopan) yang tercatat sabagai satu dari empat induk koperasi perempuan di Indonesia.


YPMNU: Ketum Nyai Hj Khofifah Indar Parawansa melantik pengurus YPMNU masa bakti 2017-2022. | Foto: MNU Online

Menariknya, ruangan tempat acara terlihat warna-warni karena pengurus yang dilantik mengenakan seragam masing-masing perangkat. YHMNU, misalnya, seluruh pengurus berseragam serba putih. Begitu pula dengan Hidmat MNU, para pengurus berseragam warga ungu.

Sementara saat memeberikan pengarahan, Khofifah mengingatkan agar pengurus menjaga tertib administrasi dan kinerja. “Sehingga pada saat kongres bisa mengukur capaian-capaian dari seluruh keputusan kongres,” tandasnya.• nur

Baca juga

PENGUATAN MAJELIS TAKLIM: Workshop Bidang Ekonomi dan Koperasi Muslimat NU di Gedung PBNU, Rabu (7/11). | Foto: MNU Online

Hindari Rentenir, Muslimat NU Perkuat Majelis Taklim dengan Koperasi

MNU Online | JAKARTA – Induk Koperasi An-Nisa (Inkopan) Muslimat NU akan membantu membuatkan koperasi …

Watch Dragon ball super