Pelantikan PCMNU Sragen, Ribuan Warga Padati GOR Diponegoro

muslimat-sragen___

MNU Online | SRAGEN – Ribuan warga Nahdlatul Ulama (NU) memenuhi GOR Diponegoro, Kamis (24/02). Mereka datang dari berbagai wilayah di Sragen untuk menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Peringatan Hari Kelahiran NU ke–65 serta pelantikan pengurus Muslimat NU Cabang Sragen periode 2010–2015.  Pelantikan Muslimat NU di Sragen ini bisa dikatakan istimewa karena dihadiri oleh Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa.

Tampak hadir dalam pelantikan tersebut Bupati Sragen Untung Wiyono, Forum Pimpinan Daerah Sragen, Kepala Badan, dan Dinas Kantor di lingkungan kabupaten Sragen, pengurus cabang NU Sragen serta pengurus cabang muslimat NU Sragen.

Ketua panitia penyelenggara Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus cabang yang dilantik pada kesempatan tersebut. Jumlah pengurus yang yang dilantik sejumlah 36 orang dengan Muthi’ah Chudlori sebagai Ketua PC Muslimat NU Sragen periode 2010 – 2015.

Bupati juga mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang dilantik serta berharap pengurus yang baru mampu meneruskan program pengurus lama. Bahkan bisa membuat terobosan baru dan bisa bermanfaat bagi masyarakat Sragen secara luas.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan peringatan dimana kita harus bisa mencontoh Rasulullah SAW”, ujar Ketua PC NU Sragen Agus Budiharto.
Menurutnya, Rasululah memiliki kepribadian yang menonjol, moralitas serta akhlah yang terpuji. Sifat –sifat itulah yang seharusnya dicontoh agar tercipta kehidupan yang tentram dan damai.

Sementara itu, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Muslimat NU merupakan organisasi yang bergerak dalam bidang kesejahteraan masyarakat. Saat ini Muslimat membawahi TK, Play Group, Rumah Sakit, Klinik Ibu dan Anak hingga Panti Asuhan.

Selain itu, Khofifah juga mengajak seluruh hadirin untuk memulai aktifitas dari keluarga. Menciptakan keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah untuk menciptakan keharmonisan yang lebih luas lagi.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh peserta yang hadir untuk turut menyelesaikan permasalahan antar umat muslim yang ada dalam masyarakat. Dengan membangun kerukunan dalam keberagaman, misalnya dengan menghormati orang yang sholawatan ataupun tahlilan. ♦ sgn/mil

Baca juga

BERPULANG: Nyai Hj Aisyah Hamid Baidlowi binti KH Abdul Wahid Hasyim wafat) di Jakarta, Kamis (8/3). | Foto: NU Online

Nyai Aisyah Hamid Baidlowi, Mantan Ketum PP Muslimat NU Wafat

MNU Online | JAKARTA – Tepat di Hari Perempuan Internasional, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat …

Watch Dragon ball super