Pimpinan Cabang

Khofifah Resmikan Kantor Muslimat NU Surabaya Bernilai Rp 6 Miliar


KANTOR BARU: Nyai Hj Khofifah IP menandatangani prasasti peresmian kantor PC Muslimat NU Surabaya, Sabtu (25/11). | Foto: MNU Online

MNU Online | SURABAYA – Ketua Umum PP Muslimat NU, Dra Nyai Hj Khofifah Indar Parawansa MSi meresmikan kantor PC Muslimat NU Surabaya di Jalan Jenderal A Yani, Wonokromo, Surabaya, Sabtu (25/11) sore.

Hadir dalam acara yang dirangkai dengan Maulidur Rasul Muhammad Saw tersebut para tokoh dan pengurus PCNU Surabaya, di antaranya KH Asep Saifuddin Chalim (mustasyar), KH Mas Sulaiman Nur (rais syuriyah) serta Dr Ahmad Muhibbin Zuhri (ketua tanfidziyah).

Di jajaran pengurus Muslimat NU hadir Ketua PW Muslimat NU Jatim, Dra Nyai Hj Masruroh Wahid MSi; Ketua PCNU Surabaya, Dra Nyai Hj Lilik Fadlilah M.Pdi, serta pengurus PC dan PAC Muslimat NU se-Surabaya.

(Baca: Peduli Sosial, Muslimat NU Surabaya Santuni Korban Kebakaran)

“Selamat menempati kantor baru untuk PC Muslimat NU Surabaya, Ancab dan ranting. Mudah-mudahan semangat kantor baru, semangat perjuangan kita bertambah. Amin,” kata Khofifah.

Sebelumnya, dalam ceramahnya Khofifah memaparkan dunia telah mengalami perubahan peradaban dunia dari Timur Tengah, Eropa, Amerika dan sekarang masuk Asia. “Peradabannya ditangkap Kosel, sementara ekonominya direspons China dan India,” katanya.

Khofifah lantas teringat pesan KH Abdurrahaman Wahid (Gus Dur). “Gus Dur menyampaikan, peradaban ini harusnya diwarnai peradaban Islam Indonesia. Itu berarti peradaban santri, yang berarti harus ada penguatan pesantren,” paparnya.

(Baca: Menghijau! 10 Ribu Warga Muslimat NU Surabaya Peringati Harlah)

Perempuan yang juga Menteri Sosial itu lantas mencontohkan situasi di Mesir yang tengah berduka, ada 230-an orang meninggal karena dibom. Situasi serupa juga terjadi di negara lain yang mayoritas berpenduduk muslim.

“Yaman bermasalah, Irak bermasalah, Yordania diuji, Mesir berapa kali diuji, Turki diuji, begitu juga Arab Saudi yang sedang mendapat ujian,” katanya.

Artinya, tandas Khofifah, harapan dunia Islam kini ke Indonesia. “Dan harapan Indonesia ya ke NU dan keseharian NU itu ada di Muslimat NU. Maka harapan dunia itu sejatinya kepada stabilitas keseharian kegiatan-kegiatan maupaun amaliyah-amaliyah yang dilakukan Muslimat NU,” jabarnya.

Lantai Ekonomi Kerakyatan


MAULIDUR RASUL: Nyai Hj Khofifah IP memberikan ceramah dalam acara Maulidur Rasul Muhammad SAW dan peresmian kantor PC Muslimat NU Surabaya, Sabtu (25/11). | Foto: MNU Online

Sementara Lilik Fadlilah menuturkan, pembangunan gedung megah PC Muslimat NU menghabiskan biaya sekitar Rp 6 miliar. “Gedung ini untuk kegiatan-kegiatan Muslimat NU. Jadwal aktivitas juga sudah kita petakan, kalau tidak dijadwal tidak cukup,” katanya.

Untuk pengerjaan, lanjut Lilik, membutuhkan waktu sekitar satu tahun mulai November 2016. Peletakan batu pertama dilakukan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini dan hari ini diresmikan ketua umum PP Muslimat NU.

(Baca: Penguatan Organisasi Lewat Pembekalan Internet dan Keaswajaan)

Selain kegiatan keagamaan, tambah Lilik, ada satu lantai yang akan difungsikan untuk kegiatan ekonomi kerakyatan. “Sebetulnya hari ini kita akan menampilkan produk unggulan dari masing-masing PAC. Tapi karena waktunya tidak memungkinkan ya produk seadanya dulu untuk peresmian,” tandasnya.

Sekadar tahu, kantor baru PC Muslimat NU Surabaya ini dibangun setelah kantor lama yang telah berdiri sekitar 61 tahun terkena pembebasan untuk pembangunan frontage road Pemkot Surabaya dengan ganti rugi mencapai Rp 33 miliar.

Uang sebesar itu, selain untuk pembangunan gedung baru senilai Rp 6 miliar juga untuk mengganti tanah yang terkena frontage road seluas 6.700 meter persegi.

“Tanah pengganti nanti di Lingkar Timur wilayah Gunung Anyar sekitar Rp 10 miliar. Pemanfaatan berikutnya untuk pembuatan pondok pesantren dan sekolah di bawah naungan Muslimat NU,” tandasnya.• nur

Baca juga

Hidmat Muslimat NU Intensifkan Pelatihan Budidaya Tanaman Cabai

MNU Online | JAKARTA – Himpunan Da’iyah dan Majelis Taklim (Hidmat) Muslimat NU kembali menggelar …

Watch Dragon ball super