Amaliyah Ramadhan

Khofifah Sapa Penguni Lapas Anak dengan Lima Ayat Surat Al Fath


SURAT KEMENANGAN: Ketum Hj Khofifah IP bersama-sama penghuni Lapas Klas IIA Anak Pria Tangerang membaca Al Qur’an Surat Al Fath Ayat 1-5. | Foto: MNU Online

MNU Online | TANGERANG – PP Muslimat NU kembali menggelar bakti sosial (baksos) Amaliyah Ramadhan di lembaga pemasyarakatan (Lapas), Senin (12/6). Kali ini di dua Lapas sekaligus, Klas IIB Anak Wanita dan Klas IIA Anak Pria Tangerang, Banten.

Seperti baksos di Lapas Wanita Pondok Bambu, Jakarta Timur, Jumat (2/6) lalu, rombongan PP Muslimat NU dipimpin langsung oleh Ketua Umum Dra Nyai Hj Khofifah Indar Parawansa MSi.

Kedatangan rombongan PPMNU  mendapat sambutan hangat. Terlebih cara keibuan Khofifah dalam melakukan penyapaan membuat penghuni Lapas terharu, beberapa di antaranya bahkan tak kuasa membendung air mata.

(Baca: Usai Baksos di Lapas, PPMNU Road Show Santunan Anak Yatim)

Khofifah sama sekali tak ingin membuka luka mengapa mereka sampai masuk penjara. Sebaliknya, mengajak penghuni napi yang sebagain besar ramaja bershalawat dan mengaji: Menyesali perbuatannya sekaligus memohon ampunan kepada Allah Swt.

Secara spontan, Khofifah lantas meminta tolong petugas Lapas untuk diambilkan Al Qur’an. Kemudian bersama-sama dia mengajak penghuni Lapas untuk membaca surat Al Fath ayat 1-5.

Usai membaca, Khofifah menjelaskan kandungan ayat demi ayat dalam surat yang bermakna kemenangan tersebut. “Nak, berpuasa, tadarus, tarawih karena kita ingin mencapai kemenangan di bulan Ramadhan dan insyaallah anak-anak semua bisa memenangkannya,” jelasnya.

Setelah memohon kemenangan, berikutnya yakni memohon ampunan. “Atas dosa-dosa yang sudah kita lakukan dan yang akan datang. Kita mohon semuanya diampuni Allah,” katanya.

(Baca: Lazisnu: Muslimat NU Berpotensi Jadi Pengumpul Zakat dan Infak Terbesar di Indonesia)

Ketiga, lanjut Khofifah, minta pertolongan dari Allah. “Hari ini anak-anak juga terpaksa meninggalkan sekolah, kita mohon selama sini tetap bisa sekolah (lewat kejar paket),” tambahnya.

Kandungan ayat yang keempat, yakni mohon ketenangan. “Ada yang hatinya tidak tenang di sini?” tanya Khofifah yang secara serempak dijawab: Ada. “Mari kita mohon kepada Allah agar diberi ketenangan.”

Terakhir, tambah Khofifah, memohon dimasukkan surga. “Kalaupun kemarin ada hal-hal kurang baik kita mohon kepada Allah. Tolong surat Al Fath ini dibaca setiap selesai setiap shalat fardhu, kalau bisa lima kali,” pintanya.

Curahan Hati


BAKSOS AMALIYAH RAMADHAN: Pengurus harian PP Muslimat NU menggelar baksos Amaliyah Ramadhan di Lapas Klas IIB Anak Wanita, Senin (12/6). | Foto: MNU Online

Sebelumnya, suasana di Lapas Klas IIB Anak Wanita tak kalah haru. Khofifah melakukan penyapaan dengan cara membagikan secarik kertas kepada warga binaan. Mereka diminta menuliskan curahan hati (curhat) dan harapan saat bebas kelak.

“Harapan pada saat kembali kepada keluarga nanti, tolong ditulis di sini,” pintanya sambil membagikan kertas.

(Baca: Layanan Transaksi Non Tunai, Muslimat NU Siapkan Aplikasi “MNU Pay”)

Sejumlah napi kemudian menuliskan harapan mereka. Beberapa curhatan dibacakan langsung oleh Khofifah. Kebanyakan berharap bisa menjadi sosok yang mampu menjaga keluarga dan ada pula yang ingin menjadi pengusaha.

Khofifah lalu memberikan nasihat, mengajak warga binaan belajar dari kesalahan. “Tidak ada manusia yang tidak pernah ada salah dan khilaf. Dari situ manusia berusaha tidak melakukan lagi,” ujarnya.

Mendengar nasihat Khofifah, warga binaan terlihat terpaku dan tertunduk mendengarkan. Beberapa dari mereka bahkan sampai berlinang air mata.• fmi

Baca juga

PENGUATAN MAJELIS TAKLIM: Workshop Bidang Ekonomi dan Koperasi Muslimat NU di Gedung PBNU, Rabu (7/11). | Foto: MNU Online

Hindari Rentenir, Muslimat NU Perkuat Majelis Taklim dengan Koperasi

MNU Online | JAKARTA – Induk Koperasi An-Nisa (Inkopan) Muslimat NU akan membantu membuatkan koperasi …

Watch Dragon ball super