Peringatan Maulid Nabi di Katingan

Khofifah: Warga Muslimat NU Jangan Gampang Viralkan Berita Fitnah

 JANGAN DIMANFAATKAN TEKNOLOGI: Ketum Khofifah IP mengingatkan perkembangan teknologi membuat siapa saja bisa berbicara mengenai apa saja. | Foto: MNU Online

JANGAN DIMANFAATKAN TEKNOLOGI: Ketum Khofifah IP mengingatkan perkembangan teknologi membuat siapa saja bisa berbicara mengenai apa saja. | Foto: MNU Online

MNU Online | KATINGAN – Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa mengingatkan warganya agar cermat menyikapi perkembangan teknologi yang kian pesat. Membuat siapa saja bisa berbicara mengenai apa saja.

“Bahkan yang berbicara bukan hanya lisan, tapi jari-jari kita turut berbicara,” katanya saat memberi taushiyah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw yang digelar PC Muslimat NU Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, di Masjid Al Muhajirin Kereng Pangi, Katingan, Minggu (18/12).

Kegiatan ini dihadiri 2.500 lebih jamaah PAC Muslimat se-Kabupaten Katingan dan sekitarnya. Hadir pula bupati beserta istri yang juga penasihat PC Muslimat Katingan, Kapolres beserta istri yang juga pengurus PC Muslimat Katingan, serta jajaran perangkat kecamatan dan desa yang selama ini aktif bermitra dengan Muslimat NU.

(Baca: 3000 Warga Muslimat NU Hadir dengan Naik Angkot)

Lantaran siapa saja bisa berbicara mengenai apa saja, lanjut Khofifah, membuat publik semakin sulit untuk menelusuri sumber dan kebenaran berita serta cenderung menerima apa saja yang diterima.

Celakanya lagi, terkadang tanpa pikir panjang malah diviralkan (disebarkan) ke orang-orang yang dikenal, tanpa tabayyun untuk menelusuri kebenarannya. Padahal tak sedikit dari berita tersebut mengandung fitnah.

“Kita duduk di masjid, kita membaca Al Qur’an, kita shalat teratur, tetapi jika kita menyebarkan berita yang tidak benar, maka bagaimana pahala shalat kita, mengaji kita?” ujarnya.

 MAHALLUL QIYAM: Ketum Khofifah IP bersama warga Muslimat NU se-Kabupaten Katingan bershalawat untuk Nabi Muhammad Saw. | Foto: MNU Online

MAHALLUL QIYAM: Ketum Khofifah IP bersama warga Muslimat NU se-Kabupaten Katingan bershalawat untuk Nabi Muhammad Saw. | Foto: MNU Online

Hal ini, tegas Khofifah, patut menjadi perenungan bersama agar berhati-hati dengan berita yang kita terima. “Tolong di-tabayyun-kan. Tolong dipastikan kebenarannya. Jika tidak pasti, jangan diteruskan ke orang lain,” katanya.

Dalam taushiyahnya, Khofifah juga menyatakan rasa bangganya dengan semangat warga Muslimat NU yang datang dari tempat jauh dan penuh keikhlasan untuk menghadiri peringatan Maulid Nabi.

(Baca: Kali Pertama, Muslimat NU Sulteng Gelar Peringatan Maulid Bersama Ormas Lain)

“Dengan banyaknya jamaah yang membaca shalawat pada majelis ini, semoga Rasulullah Saw berkenan hadir dan menyaksikan kecintaan kita semua kepada beliau,” katanya.

Taushiyah kemudian ditutup dengan mahallul qiyam bersama dalam suasana penuh hidmat.

“Shalawat dan salam kepada Baginda Nabi, semoga kita, keluarga kita, anak-anak kita menjadi qurrota a’yun (penyejuk jiwa) dan kelak kita mendapat syafaat di hari akhir. Amin,” tuntas Khofifah.• lul

Baca juga

Khofifah: Jangan Biarkan Investasi Akhirat Tergerus Lewat Handphone

MNU Online | TANGSEL – Ketua Umum PP Muslimat NU, Dra Nyai Hj Khofifah Indar …

Watch Dragon ball super